Lucinta Luna Ditahan di Sel Khusus

    Siti Yona Hukmana - 12 Februari 2020 10:50 WIB
    Lucinta Luna Ditahan di Sel Khusus
    Lucinta Luna (kiri) dikawal petugas saat menjalani rangkaian tes urine. Foto: Medcom.id/Siti Yona Hukmana
    Jakarta: Artis Lucinta Luna ditangkap polisi atas kasus penyalangunaan narkotika. Saat ini, polisi menahan Lucinta di Polda Metro Jaya.
     
    "Untuk selnya kita tempat di sel khusus di Polda," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada Medcom.id, Rabu, 12 Februari 2020.
     
    Menurut Yusri, sel khusus merupakan tempat sementara menahan Lucinta. Sebab sejauh ini, pihaknya masih memastikan jenis kelamin dari pesohor itu.
     
    "Jadi dia kan statusnya di KTP perempuan di paspor laki-laki," ujar Yusri.
     
    Namun, pengacara Lucinta mengaku pengadilan telah menetapkan jenis kelamin kliennya. Sehingga Yusri memutuskan pihaknya menunggu kuasa hukum membuktikan hal itu.
     
    "Tapi, kita belum terima (ketetapan pengadilan) maka kita tunggu saja surat dari pengadilan," terang Yusri.

    Lucinta Luna Ditahan di Sel Khusus
    Lucinta Luna (Foto: Instagram Lucinta Luna)

    Lucinta Luna ditahan sejak ditangkap kemarin Selasa, 11 Februari 2020. Penahanan dilakukan selama proses penyelidikan.
     
    "Iya ditahan (20 hari ke depan) dalam rangka pemeriksaan ya. Penyidik masih pendalaman," ungkap Yusri.
     
    Dia diamankan bersama dua staf dan kekasihnya. Mereka bertiga berinisial H, N dan D.
     
    Lucinta ditangkap karena positif menggunakan obat terlarang psikotropika jenis Benzo. Dia ditangkap tim Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat di Apartemen Thamrim City, Tanah Abang, Jakarta Pusat.
     
    Dalam penangkapan, polisi menemukan beberapa jenis obat terlarang. Seperti tiga butir pil ekstasi yang ditemukan di tong sampah. Selain itu terdapat lima butir pil riklona dan tujuh butir tramadol.
     
    “LL positif kita tetapkan jadi tersangka, kita kenakan Pasal 62 Juncto 71 UU Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika ancamannya sekitar empat tahun penjara” kata Yusri.






    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id