Cegah Gratifikasi, KPK Sosialisasi kepada 2 Perusahaan BUMN

    Candra Yuri Nuralam - 13 Mei 2020 07:26 WIB
    Cegah Gratifikasi, KPK Sosialisasi kepada 2 Perusahaan BUMN
    Ilustrasi KPK. Medcom.id/Fachri Auhdia Hafiez
    Jakarta: Sebanyak 70 orang dari dua perusahaan BUMN, PT Boma Bisma Indra (PT BBI) dan PT Varuna Tirta Prakasya, Persero (PT VTP), mendapat sosialisasi pencegahan gratifikasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sosialisasi ini penting agar karyawan BUMN terhindar dari tindakan rasuah.

    "Dalam sosialisasi tersebut KPK menyampaikan informasi tentang dasar hukum, dan hal-hal teknis terkait gratifikasi lainnya hingga tata cara pelaporan, agar dapat memberikan pemahaman yang utuh," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK bidang pencegahan Ipi Maryati di Jakarta, Rabu, 13 Mei 2020.

    Ipi menuturkan sosialisasi ini merupakan bentuk pencegahan tindak pidana korupsi di Indonesia. Lembaga Antirasuah berharap seluruh petinggi perusahaan BUMN tak mendekati tindakan rasuah itu demi meraup keuntungan pribadi.

    "KPK juga memberikan pemahaman tentang gratifikasi ilegal, perbedaan gratifikasi dengan suap, serta apa saja bentuk gratifikasi yang tidak wajib dilaporkan," papar Ipi.

    KPK meminta para petinggi perusahaan BUMN itu melapor bila menerima gratifikasi dalam 30 hari kerja. Ancaman pidana dalam gratifikasi bisa gugur bila dilaporkan ke Lembaga Antikorupsi.

    "Sebaliknya, bila tidak melaporkan kepada KPK dan terbukti menerima, maka sanksi pemidanaan sebagaimana Pasal 12 B Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dapat diterapkan," tutur Ipi.

    Pelaporan gratifikasi juga bisa dilakukan secara daring. Pelapor tak perlu repot datang ke markas KPK bila sibuk bekerja.

    "Dengan sistem gratifikasi online, melaporkan penerimaan gratifikasi menjadi semakin mudah, dapat dilakukan kapan saja dan dari mana saja," ucap Ipi.

    Hadir dalam sosialisasi itu antara lain Dirut PT BBI, Yoyok Hadi Satriyono dan Direktur Operasional dan Pemasaran PT BBI, M. Agus Budiyanto, beserta jajaran. Sedangkan dari PT VTP dihadiri Direktur Utama PT VTP, Yusuf Danadibrata, Direktur PT VTP, Erwin Satria, dan manager cabang perusahaan beserta jajaran.



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id