Kejaksaaan Agung Didesak Mengusut Kasus Novel

    M Sholahadhin Azhar - 02 Januari 2020 21:24 WIB
    Kejaksaaan Agung Didesak Mengusut Kasus Novel
    Demonstrasi masa mendesak Jaksa Agung mengusut kasus Novel Baswedan. Foto: Istimewa
    Jakarta: Kejaksaan Agung didesak mengusut kasus penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. Novel diduga terlibat dalam kasus dugaan penganiyaan kasus sarang burung walet di Bengkulu pada 2004.

    "Kami mendesak Jaksa Agung tidak terintervensi oleh pihak manapun dalam menjalankan proses hukum terhadap Novel Baswedan," ujar koordinator aksi Solidaritas Aktivis Anti Diskriminasi Hukum, Arif, saat unjuk rasa di Gedung Kejagung, Jakarta Selatan, Kamis, 2 Januari 2020.

    Menurut dia, Novel diduga melakukan  pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) dalamkasus tersebut. Masaa sempat menutup simbol justitia Kejagung. Tindakan ini sebagai simbol matinya hukum jika Novel Baswedan tidak ditangkap. 

    "Kami hadir di Kejaksaan ini agar Jaksa Agung mengusut tuntas dan adili Novel dalam kasus sarang walet sekarang juga," tegasnya. 

    Menurut Arif, Novel diduga telah melakukan penganiayaan berat hingga pelaku meninggal, sebelum diproses hukum secara adil. Dia melihat, hal ini merupakan bentuk kejahatan yang harus diganjar dengan hukuman setimpal.

    Novel, kata dia, telah dilaporkan atas dugaan tindakan pidananya. Namun pada 22 Februari 2016 Kejaksaan Agung memutuskan menghentikan penuntutan kasus dugaan penganiayaan yang menjerat Novel Baswedan dengan mengeluarkan SKPP (Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan). 

    "Novel Baswedan bukanlah seorang yang kebal hukum dan tidak ada orang di Indonesia ini yang kebal hukum semua itu harus tunduk dan patuh terhadap aturan yang berlaku," ujar Arif. 



    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id