Annas Maamun Masih 'Pasien' KPK

    Fachri Audhia Hafiez - 29 November 2019 11:36 WIB
    Annas Maamun Masih 'Pasien' KPK
    Eks Gubernur Riau Annas Maamun keluar seusai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta. Foto: MI/Susanto
    Jakarta: Mantan Gubernur Riau Annas Maamun belum bisa bernapas lega setelah mendapat grasi dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). , Annas masih berstatus tersangka dalam kasus dugaan korupsi Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) Riau 2014 dan RAPBD Tambahan 2015.

    "Sedang kami tangani di tahap penyidikan. Namun, penyidikannya sudah hampir selesai," kata juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah di Jakarta, Jumat, 29 November 2019.

    Menurut dia, tim yang menangani kasus Annas telah melimpahkan perkara tahap satu dari penyidik ke penuntut umum. Perkara itu segera masuk ke pelimpahan tahap dua untuk dibawa ke meja hijau.

    "(Pelimpahan) berikutnya semoga dalam waktu tidak terlalu lama," ujar mantan aktivis Indonesia Corruption Watch (ICW) itu.

    Annas menjadi terpidana kasus alih fungsi lahan kebun kelapa sawit di Kabupaten Kuantan Singingi, Riau. Ia diganjar hukuman 7 tahun penjara pada tingkat kasasi di Mahkamah Agung (MA). Hukuman ini lebih lama satu tahun dari vonis Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bandung, Jawa Barat, pada Rabu, 24 Juni 2015. 

    Dalam perjalanan masa hukuman, Annas memperoleh grasi berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 23/G Tahun 2019 tentang Pemberian Grasi, Jumat, 25 Oktober 2019. Annas dapat bebas pada Sabtu, 3 Oktober 2020, dari semula Senin, 3 Oktober 2021.

    Namun, saat kasus korupsi alih fungsi lahan kebun kelapa sawit bergulir, Annas ditetapkan sebagai tersangka kasus RAPBD. Dia diduga menerima Rp1 miliar dari eks anggota DPRD Riau Ahmad Kirjauhari terkait pembahasan RAPBD.

    Ahmad sudah telah dinyatakan bersalah oleh Pengadilan (Tipikor) Pekanbaru, Riau, pada Desember 2015. Ia divonis empat tahun bui.





    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id