comscore

KPK Siap Gandeng Polri Mendalami Korupsi Bansos Covid-19

Candra Yuri Nuralam - 14 Desember 2021 14:14 WIB
KPK Siap Gandeng Polri Mendalami Korupsi Bansos Covid-19
Plt juru bicara KPK Ali Fikri/Medcom.id/Candra.
Jakarta: Mabes Polri membuka peluang mendalami kasus dugaan rasuah pengadaan bantuan sosial (bansos) usai Novel Baswedan bergabung. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyambut baik keinginan Mabes Polri.

"KPK menyambut baik dan akan terus memberikan dukungan kepada setiap instansi maupun lembaga yang punya komitmen untuk konsisten melakukan pemberantasan korupsi," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri kepada Medcom.id, Selasa, 14 Desember 2021.
Ali mengatakan kerja sama dengan instansi lain sesuai dengan UU KPK. Amanah itu wajib diemban KPK memaksimalkan penindakan korupsi di Indonesia.

Baca: Polri Buka Peluang Novel Baswedan Kembali Usut Korupsi Bansos

"Koordinasi yang solid antarlembaga menjadi kunci sinergi yang harus terus kita bangun," ujar Ali.

KPK menyambut baik sikap Mabes Polri yang membuka peluang mendalami kasus korupsi yang menyeret mantan Menteri Sosial Juliari Peter Batubara itu usai Novel bergabung. Tindakan itu diyakini menjadi komitmen pemberantasan korupsi KPK-Polri.

"KPK, aparat penegak hukum lainnya, lembaga peradilan, dan institusi-institusi pemerintah baik di pusat maupun daerah, tentu juga tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan sekaligus pengawasan publik dalam kerja-kerja pemberantasan korupsi adalah sebuah keniscayaan," tutur Ali.

Masyarakat juga diminta membantu KPK dan Polri. Mereka yang mempunyai bukti tambahan dalam kasus ini diminta melapor.

"Penindakan tanpa adanya laporan masyarakat, maka sulit untuk memperoleh informasi," kata Ali.

Novel Baswedan berpotensi mengusut kembali kasus yang pernah ditangani. Salah satunya kasus dugaan korupsi bantuan sosial covid-19.

"Tidak menutup kemungkinan apa yang disampaikan sebagai suatu informasi yang dimiliki dan kompetensi akan memperkuat Polri pada kasus-kasus penanganan tindak pidana korupsi (tipikor) di negara tercinta ini," kata analis Kebijakan Madya bidang Penerangan Masyarakat (Penmas) Divisi Humas Polri Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko dalam bincang-bincang via akun Instagram Mabes Polri, Senin, 13 Desember 2021.

(ADN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id