comscore

KPK Perpanjang Penahanan 2 Tersangka Korupsi Pabrik Gula Djatiroto

Candra Yuri Nuralam - 16 Desember 2021 07:49 WIB
KPK Perpanjang Penahanan 2 Tersangka Korupsi Pabrik Gula Djatiroto
ilustrasi/medcom.id
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang penahanan mantan Direktur Produksi PTPN XI Budi Adi Prabowo dan Direktur PT Wahyu Daya Mandiri Arif Hendrawan. Kedua orang itu terlibat kasus dugaan korupsi pengadaan dan pemasangan six roll mill di pabrik gula Djatiroto PT Perkebunan Nusantara XI periode 2015-2016.

"Untuk masing-masing selama 40 hari terhitung mulai 15 Desember 2021 sampai dengan 23 Januari 2022," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri melalui keterangan tertulis, Kamis, 16 Desember 2021.
Budi ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) KPK cabang Gedung Merah Putih. Sementara itu, Arif ditahan di Rutan KPK cabang Pomdam Jaya Guntur.

"Agenda pengumpulan alat bukti dan pemberkasan perkara oleh tim penyidik masih terus berlanjut dengan memanggil saksi-saksi yang terkait dengan perkara ini," ujar Ali.

Baca: KPK Mencari Pihak yang Menikmati Uang Haram di Kasus Korupsi Banjar

Budi Adi Prabowo dan Arif Hendrawan bersekongkol pada 2015. Mengatur, agar lelang pengadaan dan pemasangan mesin giling di PG Djatiroto dimenangkan Arif. Negara ditaksir merugi Rp15 miliar dari permainan mereka berdua.

Keduanya disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) dan atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

(NUR)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id