comscore

KPK Enggan Buru-buru Sikapi Vonis Robin Pattuju

Candra Yuri Nuralam - 13 Januari 2022 10:58 WIB
KPK Enggan Buru-buru Sikapi Vonis Robin Pattuju
Mantan penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju di Pengadilan Tipikor/Medcom.id/Fachri
Jakarta: Mantan Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Stepanus Robin Pattuju divonis 11 tahun penjara di kasus suap penanganan perkara. KPK enggan terburu-buru menyikapi hukuman Robin.

"Tim jaksa tentu akan melakukan analisis atas hasil putusan tersebut guna penyiapan langkah-langkah berikutnya," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri melalui keterangan tertulis, Kamis, 13 Januari 2022.
Baca: KPK Legawa Robin Pattuju Divonis 11 Tahun Penjara

Ali mengatakan pihaknya bakal mempelajari semua poin dalam putusan Robin sebelum memberikan sikap. Di sisi lain, Ali menyatakan pihaknya legawa dengan vonis Robin, hakim dinilai maksimal menimbang dan memutus perkara itu.

"KPK mengapresiasi majelis hakim yang telah memutus perkara ini secara independen sesuai tugas dan kewenangannya," ujar Ali.

Robin divonis 11 tahun penjara. Dia juga dikenakan denda Rp500 juta subsider enam bulan kurungan.
 
Vonis itu lebih ringan dari tuntutan jaksa. Robin dituntut 12 tahun penjara dan denda Rp500 juta subsider enam bulan kurungan.
 
Robin juga dikenakan membayar uang pengganti Rp2.322.577.000. Robin akan dipidana selama satu tahun enam bulan penjara bila tak sanggup membayar.
 
Robin terbukti melanggar Pasal 12 huruf a juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 dan Pasal 65 ayat (1) KUHP.

(ADN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id