75 Pegawai KPK Gagal TWK Dinonaktifkan, Novel Nilai Firli Sewenang-Wenang

    Candra Yuri Nuralam - 11 Mei 2021 18:41 WIB
    75 Pegawai KPK Gagal TWK Dinonaktifkan, Novel Nilai Firli Sewenang-Wenang
    SK pimpinan KPK terkait tes wawasan kebangsaan (TWK) pegawai beredar. Foto: Istimewa



    Jakarta: Surat keputusan menonaktifkan 75 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tidak lolos dalam tes wawasan kebangsaan (TWK) beredar. Tugas 75 pegawai itu diserahkan kepada pimpinan masing-masing.

    Penyidik KPK Novel Baswedan membenarkan surat itu. Novel nilai Ketua KPK Firli Bahuri sedang menzalimi bawahan yang gagal dalam peralihan status menjadi aparatur sipil negara (ASN).

     



    "Menurut saya itu adalah tindakan Ketua KPK Firli Bahuri yang sewenang-wenang," kata Novel melalui keterangan tertulis, Selasa, 11 Mei 2021.

    Menurut dia, Firli kelewatan dengan menonaktifkan 75 pegawai yang gagal tes. Pasalnya, belum ada keputusan pasti usai 75 pegawai itu tidak lolos TWK.

    Baca: Nasib 75 Pegawai KPK Ada di Tangan Pimpinannya

    Novel menilai Firli sedang menutupi sesuatu. Lembaga Antikorupsi dinilai sedang diacak-acak.

    "Itu menggambarkan masalah serius yang sesungguhnya," ujar Novel.

    Dia menyebut penyidik yang gagal di TWK berhenti menangani perkara. Mereka semua tidak bisa melakukan apa pun karena keputusan Firli.

    "Masalah seperti ini merugikan kepentingan kita semua dalam agenda pemberantasan korupsi," tegas Novel.

    Novel menuding Firli dendam dengan 75 pegawai itu. Dia menilai Firli ingin mendepak 75 pegawai yang gagal dalam TWK.

    "Semakin menggambarkan adanya ambisi untuk menyingkirkan pegawai-pegawai berintegritas dengan segala cara," tutur Firli.

    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id