Penahanan Imam Nahrawi Diperpanjang

    Juven Martua Sitompul - 15 Oktober 2019 17:28 WIB
    Penahanan Imam Nahrawi Diperpanjang
    Mantan Menpora Imam Nahrawi. ANT/Nyoman Hendra Wibowo.
    Jakarta: Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang masa penahanan mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi. Penahanan tersangka dugaan suap penyaluran bantuan dari pemerintah melalui Kemenpora pada KONI 2018 itu diperpanjang selama 40 hari.

    “Terhadap tersangka IMR, (mantan) Menteri Pemuda dan Olahraga dilakukan perpanjangan penahanan selama 40 hari,” kata juru bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Selasa, 15 Oktober 2019.

    Penahanan Imam diperpanjang terhitung sejak 17 Oktober sampai 25 November 2019. Perpanjangan penahanan demi kepentingan penyidikan.

    Imam ditetapkan sebagai tersangka bersama asisten pribadinya, Miftahul Ulum. Imam diduga menerima suap dan gratifikasi sebanyak Rp26,5 miliar melalui Ulum.

    Pemberian uang itu sebagai komitmen fee atas pengurusan proposal hibah yang diajukan KONI kepada Kemenpora tahun anggaran 2018. Imam menerima suap dan gratifikasi itu sebagai Ketua Dewan Pengarah Satlak Prima dan Menpora.

    Penetapan tersangka Imam merupakan hasil pengembangan dari perkara sebelumnya yang menjerat lima tersangka. Mereka yakni Sekretaris Jenderal KONI Ending Fuad Hamidy, Bendahara Umum KONI Jhonny E Awuy, dan Deputi IV Kemenpora Mulyana.

    Kemudian, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kemenpora Adhi Pumamo dan Staf Kemenpora Eko Tryanto. Kelima orang itu telah mejalani sidang dan divonis bersalah di pengadilan tingkat pertama.

    Imam dan Miftahul dijerat dengan Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 12 B atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi junto Pasal 55 ayat (1) ke-1 junto Pasal 64 ayat (1) KUHP.



    (DRI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id