Lili Pintauli Bela Firli - Medcom

    Lili Pintauli Bela Firli

    Candra Yuri Nuralam - 15 September 2019 14:36 WIB
    Lili Pintauli Bela Firli
    Wakil Ketua terpilih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Lili Pintauli Siregar. Foto: Medcom.id/Candra Yuri Nuralam
    Jakarta: Wakil Ketua terpilih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Lili Pintauli Siregar, membantah salah satu pimpinan terpilih jilid V pernah melanggar kode etik berat. Lili menyebut perlu bukti kuat membuktikan tuduhan itu. 

    "Kita harus melihat putusan seperti apa, buktinya seperti apa. Tinggal dilihat saja dari koridor itu," kata Lili di Hotel Sofyan, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu, 15 September 2018.

    Lili mengatakan kelima pimpinan terpilih sudah melewati banyak pengujian saat seleksi calon pimpinan KPK. Setiap pengujian mempunyai tingkat kesulitan yang berbeda dan sangat ketat.

    Dia yakin lewat sejumlah uji itu pelanggaran mudah terpantau. Pelanggar tentu tak bisa lolos seleksi pimpinan. 

    "Maka sudah memenuhi unsur, apakah sudah ada putusan tentang urusan bagaimana mekanisme keluarnya. Walaupun menjadi satu kesatuan dengan saya, yang lima, karena ini keputusan yang legal menurut saya, melalui undang-undang," ujar Lili.

    Ketua terpilih KPK Firli Bahuri disebut pernah dijatuhi pelanggaran etik berat. Putusan ini dibuat melalui musyawarah Dewan Pertimbangan Pegawai KPK.

    Keputusan dibuat lantaran tiga hal. Pertama, Firli bertemu mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat Tuan Guru Bajang pada 12-13 Mei 2018. TGB saat itu sedang dalam penyelidikan KPK. 

    Kedua, Firli pernah menjemput seorang saksi yang hendak diperiksa di lobi KPK pada 8 Agustus. Ketiga, Firli bertemu petinggi partai politik di sebuah hotel di Jakarta pada 1 November 2018. 

    Pelanggaran itu dibuktikan lewat foto dan video yang didapat dari sejumlah saksi. Seluruh kejadian itu berlangsung saat Firli menjabat deputi penindakan KPK. 






    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id