Kepala BP2MI Sebut Ada Calo Perekrutan Pekerja Migran

    Siti Yona Hukmana - 21 Juli 2020 20:04 WIB
    Kepala BP2MI Sebut Ada Calo Perekrutan Pekerja Migran
    Kepala BP2MI Benny Rhamdani di Gedung Bareskrim, Jakarta, Selasa, 21 Juli 2020. Foto: Medcom.id/Siti Yona Hukmana
    Jakarta: Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani mengatakan perekrutan PMI secara ilegal masih terjadi. Dia menyebut hal itu terjadi karena adanya calo.

    "Calo ini datang ke setiap desa untuk membujuk warga desa terkait pekerjaan yang menggiurkan dengan gaji yang sangat menjanjikan," kata Benny di Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, Jakarta Selatan, Selasa, 21 Juli 2020.

    Menurut dia, calo itu juga menggandeng kepala desa untuk meyakinkan warga. Oknum kepala desa diajak kerja sama memanipulasi dokumen di tingkat desa.

    "Kalau masih ada dokumen di tingkat atasnya maka dia akan menggandeng oknum-oknum yang ada di institusi pemerintahan," ujar Benny.

    Oknum tersebut akan menerbitkan prasyarat meloloskan PMI. Pekerja yang telah direkrut juga dikawal oleh oknum lain di pintu keluar Indonesia seperti pelabuhan dan bandara.

    "Jadi ini adalah kejahatan yang sangat terorganisasi sistematis dan bahkan sudah berlangsung lama, sehingga  BP2MI berkomitmen negara tidak boleh kalah,negara harus hadir dan hukum harus bekerja," tegas Benny.

    Benny meminta kepolisian mengambil tindakan. Upaya kepolisian bisa berupa membuat kebijakan strategis hingga menyelidiki kasus tersebut. 

    "Karena kepolisian sebagai lembaga penegak hukum," tutur dia. 

    Baca: 19 Pekerja Migran Ditemukan di Penampungan Ilegal

    Benny melaporkan penemuan 19 PMI di tempat penampungan ilegal di Apartemen Icon Tower Alphine, Bogor, Jawa Barat, ke Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri. Mereka yang hendak disalurkan ke Thailand itu direkrut dua perusahaan ilegal, yakni PT Duta Buana Bahari dan PT Nadies Citra Mandiri.

    Sebanyak 19 PMI telah didata. Kini mereka berada di Rumah Penampungan Trauma Center (RPTC) atau Panti Sosial TKI Kementerian Sosial, Bambu Apus, Jakarta Timur.

    (OGI)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id