comscore

Polisi: Korban Investasi Alkes Bodong Bisa Jadi Tersangka

Siti Yona Hukmana - 20 Januari 2022 12:45 WIB
Polisi: Korban Investasi Alkes Bodong Bisa Jadi Tersangka
Ilustrasi. Medcom.id
Jakarta: Polisi menyebut korban kasus penipuan investasi program suntik modal (sunmod) alat kesehatan (alkes) bisa menjadi tersangka. Sebab, investasi itu menggunakan skema ponzi atau piramida.

"Kalau skema ponzi ataupun piramida, semua yang punya downline, kalau downline laporannya jadi tersangka dia. Yang betul-betul jadi korban yang tidak punya downline, dalam skema ponzi dan piramida seperti itu," kata Kasubdit V Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri Kombes Ma'mun saat dikonfirmasi, Kamis, 20 Januari 2022.
Ma'mun mengatakan ada korban menyetorkan uang dengan jumlah besar dalam program sunmod alkes. Salah satu korban, M, memasukkan uang Rp83 miliar. Fulus itu milik para downline.

Ada pula korban, I, menyetorkan uang Rp42 miliar ke dalam program sunmod alkes. I mengumpulkan uang teman-temannya atas bujuk rayu tersangka VAK.

Ma'mun mengatakan risiko atau potensi terjadi kekacauan dalam pengusutan kasus itu sangat tinggi. Sebab, korban bisa saling melapor.

Baca: Kerugian 283 Korban Investasi Alkes Bodong Mencapai Rp503 Miliar

Ma'mun menyampaikan Bareskrim Polri hanya mengusut terduga pelaku pada level 1 atau top line. Level 2 ke bawah ditangani Polda Metro Jaya dan polres-polres setempat yang menerima laporan kasus penipuan investasi sunmod alkes tersebut.

"Kita serahkan itu, supaya kita fokus pada pimpinan-pimpinan tertingginya. Supaya kita juga bisa konsentrasi untuk aset-asetnya ke mana," ungkap Ma'mun.

Peran Tersangka

Polisi menetapkan empat tersangka dalam kasus investasi alkes bodong. Mereka ialah VAK, 21; BS, 32; DR, 27; dan DA, 26.

Menurut Ma'mun, DR dan BS adalah top line. Sedangkan, DA adalah suami DR yang membantu segala kegiatan, mulai dari menyewa ruko, beli alkes, promosi, dan lain sebagainya.

Di bawahnya, ada tersangka VAK, yang bertugas merekrut. Ma'mun menyebut top line dalam investasi bodong skema ponzi ada sekitar 4-5 orang. Sosok petinggi lainnya masih diselidiki.

"Ini kita belum temukan jaringan yang mengait ke level satunya siapa saja, belum ada orang yang mengait ke sini. Tapi, kita sudah melakukan pemeriksaan di Polda Metro karena tersangka ditahan di Polda Metro itu katanya ada yang mengait," beber Ma'mun.
 







Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id