comscore

Nama Calon Hakim Agung dan Hakim Ad Hoc Diserahkan ke DPR

Indriyani Astuti - 10 Mei 2022 14:30 WIB
Nama Calon Hakim Agung dan Hakim Ad Hoc Diserahkan ke DPR
Ilustrasi. Medcom.id
Jakarta: Komisi Yudisial (KY) telah menyerahkan surat dengan Nomor 727/PIM/ RH.01.07/05.2022 terkait nama-nama hasil seleksi calon hakim agung dan calon hakim ad hoc untuk Mahkamah Agung (MA) kepada pimpinan DPR. Anggota KY Siti Nurdjanah mengatakan keputusan itu diambil berdasarkan hasil rapat pleno KY pada 28 April 2022 dan ditetapkan pada Selasa, 10 Mei 2022.

"Seleksi memerlukan waktu enam bulan, KY berpegang pada kehati-hatian, transparansi, independensi, dan objektivitas," ujar Siti dalam konferensi pers pengumuman hasil seleksi calon hakim agung dan hakim ad hoc, di Kantor KY, Jakarta, Selasa, 10 Mei 2022.
Calon hakim agung pada kamar pidana yang lolos seleksi adalah P Willem Saija, jabatannya saat ini Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Surabaya; Subiharta, Hakim Tinggi pada Pengadilan Tinggi Bandung; Sudharmawatiningsih, Panitera Muda Pidana Khusus pada Mahkamah Agung; dan Suradi, Hakim Tinggi Pengawas pada Badan Pengawas Mahkamah Agung.

Baca: Sebagian Calon Hakim di MA Disebut Wajah Lama

Lalu, calon hakim agung pada kamar perdata MA yang dinyatakan lolos, yakni Nani Indrawati, Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Pontianak. Calon hakim agung pada kamar agama yang lolos adalah Abd Hakim, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Maluku Utara.

Sedangkan, calon hakim agung pada kamar tata usaha negara MA yang dinyatakan lolos seleksi wawancara, yakni Cerah Bangun, Direktur Keberatan Banding dan Peraturan Dirjen Bea dan Cukai Kementerian Keuangan; serta Triyono Martanto, Wakil Ketua II Pengadilan Pajak Bidang Yudisial.

Sementara itu, calon hakim ad hoc tindak pidana korupsi di MA, yang dinyatakan lolos pada proses wawancara adalah Agustinus Purnomo Hadi, yang merupakan Hakim Ad Hoc Tindak Pidana Korupsi Pengadilan Tinggi Makassar; Arizon Mega Jaya, mantan Hakim Ad Hoc Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Palembang; dan Rodjai S Irawan, Hakim Ad Hoc Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Mataram. Para calon hakim agung dan calon hakim ad hoc yang dinyatakan lolos seleksi akan menjalani uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III.

(AZF)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id