Penabrak Lari di Jaksel Menunggangi Camry Bodong

    Siti Yona Hukmana - 24 April 2019 16:01 WIB
    Penabrak Lari di Jaksel Menunggangi Camry Bodong
    Kecelakaan mobil. Ilustrasi: Medcom.id.
    Jakarta: Polda Metro Jaya menyebut pelaku DS, 38, menungganggi mobil bodong saat tabrak lari. Mobil itu tidak memiliki surat-surat yang sah.

    "Barang bukti Camry B 1185 TOD tidak terdaftar dalam registrasi indentifikasi kendaraan bermotor di Polda Metro Jaya," kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Muhammad Nasir saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu, 24 April 2019.

    Mobil itu sudah diamankan sejak Kamis, 18 April 2019 malam, usai peristiwa. Mobil mewah ini sekarang dikandangi di Polda Metro Jaya.

    Nasir mengaku telah mengecek surat-surat kendaraan tersebut. Namun, mobil mewah itu tidak sesuai dengan surat-surat kendaraan yang dimiliki DS. Nomor polisi kendaraan itu milik mobil lain.

    "B 1185 TOD terdaftar dalam registrasi indentifikasi kendaraan bermotor adalah Toyota Avanza tahun 2011 warna hitam yang dimutasikan ke Depok tanggal 20 Juni 2014," ungkap Nasir.

    Nasir mengungkapkan rangkaian kecelakaan itu bermula saat mobil DS menabrak sedan dengan nomor polisi B 811 QQ. Insiden ini terjadi di Jalan Rasuna Said arah Buncit sebelum underpass Kuningan, Jakarta Selatan, pada Kamis, 18 April 2019 pukul 19.00 WIB. 

    Korban pertama yang ditabrak DS adalah Marno, warga Setu Babakan, Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Marno tak mengalami luka serius.

    Usai menabrak Marno, DS melaju ke arah Tebet, Jakarta Selatan. Tak mampu menahan laju, DS lalu menabrak pengendara sepeda motor bernomor polisi B 3869 UHJ di Jalan Minangkabau arah Manggarai-Tebet, Jakarta Selatan. Korban diketahui bernama Sandi Sutami, 27.

    "Sandi mengalami luka ringan. Di kedua lutut kaki luka memar, telapak tangan luka, dan pinggang memar," beber Nasir. 

    Tak berhenti di situ, DS menggeber lagi mobilnya dan menabrak sejumlah pengendara sepeda motor. Korban diketahui bernama Iwan dan terluka di bagian siku kanan dan kaki, serta memar pada bagian bibir. Korban lainnya, Hani, terluka di bagian kaki kanan dan kepala.

    Tak kapok, DS lagi-lagi memacu kendaraannya menuju Jalan Saharjo, Menteng, Wadas, Setiabudi, Jakarta Selatan. Di sana, dia kembali menabrak pengendara roda dua dengan nomor polisi B 3151 KEZ. 

    "Pengemudi Erlan Syamsur Diantan (pengemudi ojek online) yang tengah membonceng Fitriah. Fitriah mengalami pergelangan tangan kanan patah, paha kanan luka robek, dan telapak kaki kanan lecet. Kini Fitriah berada di RS Budi Jaya," imbuh Nasir.

    Baca: Polisi Belum Periksa Pelaku Tabrak Lari di Jaksel

    Terakhir, DS menabrak sepeda motor Suzuki Address dengan nomor polisi B 4776 SBR di Jalan Masjid Arahman arah ke Jalan Minangkabau. Motor itu dikemudikan oleh Salsabila Hanifa, 16, yang berboncengan dengan rekannya, Fani, 16.

    "Salsa mengalami pinggul kanan sampai ke kaki luka terseret, siku kanan luka terbuka, lutut kanan luka, telapak jari kiri luka. Sementara Fani mengalami luka di pinggul belakang," pungkas dia.

    Atas perbuatannya, DS diancam dengan Pasal 312 juncto Pasal 311 Undang-Undang (UU) Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Dia terancam penjara paling lama 10 tahun.




    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id