Penertiban Rumah Dinas Cijantung Diklaim Sesuai Prosedur

    Cindy - 21 November 2019 16:06 WIB
    Penertiban Rumah Dinas Cijantung Diklaim Sesuai Prosedur
    Ilustrasi TNI. Foto: MI
    Jakarta: Kepala Penerangan Daerah Militer (Kapendam) Jaya, Letkol Czi Zulhadrie S. Mara, mengeklaim pengosongan rumah dinas di Kompleks Perumahan TNI Angkatan Darat (AD) Cijantung, Jakarta Timur, sesuai prosedur. Penertiban dilayangkan bagi mereka yang tidak memiliki Surat Izin Penempatan (SIP).

    "Yang ditertibkan adalah putra-putri dari purnawirawan, bapaknya dan ibunya sudah tidak ada tapi putra-putrinya masih tinggal di rumah dinas bapaknya," jelas Zulhadrie saat dihubungi, Kamis, 21 November 2019. 

    Zulhadrie menjelaskan rumah dinas dapat ditempati para purnawirawan dan warakawuri tanpa SIP. Mereka bisa menunjukkan Surat Perintah Pimpinan (SPP) buat menempati rumah dinas tersebut. 

    SPP tak lagi berlaku jika purnawirawan dan warakawuri meninggal dunia. Zulhadrie menekankan rumah dinas dipinjamkan bukan dimiliki. 

    "Kalau ketentuannya, rumah dinas berarti diperuntukan yang berdinas atau tentara aktif. Dipinjamkan selama berdinas," terang Zulhadrie. 

    Dia memastikan penertiban tak dilakukan tiba-tiba. Kodam Jaya sudah melayangkan surat peringatan tiga kali dengan interval satu-dua bulan. 

    Keluarga purnawirawan yang tidak memiliki tempat tinggal, kata dia, bakal disewakan indekos buat ditempati selama satu bulan. TNI siap membantu pemindahan barang ke rumah pribadi putra-putri purnawirawan. 

    "Jadi bukan diusir, digusur gitu enggak lah. Kita bantu juga misalnya memindahkan barang, angkutannya kita bantu. Mungkin rumahnya ada di mana, kita bantu sampai ke rumahnya," kata Zulhadrie. 

    Penertiban dilakukan demi menyejahterakan anggota TNI. Zulhadrie menuturkan banyak prajurit aktif TNI menyewa indekos rumah kontrak. Mereka belum mendapatkan rumah dinas yang layak. 

    "Jadi kan kontraproduktif, yang melanggar HAM justru putra-putri purnawirawan tadi. Dia masih tinggal di situ, padahal orang tua (purnawirawan) punya rumah pribadi. Itu rumah (pribadi) malah disewakan," kata Zulhadrie. 



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id