KPK Endus Aset Imam Nahrawi

    Antara - 21 September 2019 07:06 WIB
    KPK Endus Aset Imam Nahrawi
    Menpora Imam Nahrawi dalam sidang kasus dugaan suap dana hibah KONI, Senin, 29 April 2019. Foto: MI/Bary Fathahilah
    Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai mengendus aset mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi. Korps Antirasuah mencari ke mana larinya dana suap Imam.

    "Kami juga melakukan identifikasi dan penelusuran aset lebih lanjut karena dugaan suap yang diterima sejauh ini kan cukup signifikan lebih dari Rp26 miliar," kata juru bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Jumat, 21 September 2019.

    Menurut dia, penelusuran ini dibutuhkan agar pengembalian aset hasil kejahatan kepada negara bisa maksimal. Selain itu, kata dia, KPK juga membuka saluran jika masyarakat memiliki informasi terkait kepemilikan aset Imam.

    KPK mengungkapkan sumber uang yang diterima Imam adalah commitment fee terkait tiga hal. Suap ini terkait anggaran fasilitasi bantuan dukungan administrasi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dalam persiapan Asian Games 2018, anggaran fasilitasi bantuan peningkatan kapasitas tenaga keolahragaan KONI Pusat 2018, dan bantuan pemerintah kepada KONI dalam pendampingan peningkatan prestasi olahraga nasional.   

    Lembaga Antirasuah mengumumkan Imam dan asisten pribadinya, Miftahul Ulum,  sebagai tersangka Rabu, 18 September 2019. Mereka diduga menerima suap terkait penyaluran pembiayaan dengan skema bantuan pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) kepada KONI tahun anggaran (TA) 2018.

    Imam diduga menerima total fulus Rp26,5 miliar. Dalam rentang 2014-2018, Menpora melalui Ulum diduga telah menerima uang sejumlah Rp14,7 miliar. Selain itu, dalam rentang waktu 2016-2018, Imam diduga juga meminta uang sejumlah total Rp11,8 miliar. Uang tersebut diduga digunakan untuk kepentingan pribadi Menpora dan pihak lain yang terkait. 





    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id