Panja Jiwasraya Belum Menemui Kejagung

    Cindy - 29 Januari 2020 19:28 WIB
    Panja Jiwasraya Belum Menemui Kejagung
    Direktur Penyidikan pada Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah - Medcom.id/Cindy.
    Jakarta: Kejaksaan Agung (Kejagung) belum menerima kunjungan Panitia kerja (Panja) Jiwasraya Komisi VI DPR. Kejagung saat ini masih fokus menuntaskan kasus dugaan korupsi Jiwasraya

    "Belum ada, kita masih konsentrasi di penanganan perkara," kata Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejagung Febrie Adriansyah di Kejagung, Jakarta Selatan, Rabu, 29 Januari 2020. 

    Kejagung belum menerima informasi wacana pemanggilan tersangka Jiwasraya oleh Panja Jiwasraya. Febrie ogah memikirkan wacana tersebut. Kejagung, kata dia, tengah fokus menuntaskan skandal rasuah perusahaan plat merah tersebut.

    "Yang jelas bagaimana penanganan ini cepat pemberkasan, cepat kita sidak, agar masyarakat tau, bagaimana kejadian di Jiwasraya yang berakibat hingga trilunan. Siapa yang menikmati, bagaimana mekanisme pengembalian kepada Jiwasraya agar bisa membayar klaim," kata dia. 

    Panja Jiwasraya Komisi VI DPR berencana memanggil para tersangka dalam kasus gagal bayar PT Asuransi Jiwasraya. Langkah tersebut diklaim melanjutkan harapan masyarakat. Khususnya, menelusuri benar tidaknya para mantan pimpinan Jiwasraya menerima aliran uang.

    Kejagung menetapkan lima orang tersangka kasus dugaan korupsi PT Jiwasraya. Mereka yakni mantan Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya, Hendrisman Rahim; dan mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan PT Jiwasraya, Syahmirwan.
     
    Kemudian, mantan Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya, Hary Prasetyo; Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM), Heru Hidayat; dan Komisaris PT Hanson International Tbk, Benny Tjokrosaputro.
     
    Kelima tersangka dijerat Pasal 2 ayat (1) juncto Pasal 18 ayat (1) huruf b UU Nomor 31 Tahun 1999 Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dan Pasal 3 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.



    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id