Imam Nahrawi Segera ke 'Meja Hijau'

    Candra Yuri Nuralam - 06 Februari 2020 19:09 WIB
    Imam Nahrawi Segera ke 'Meja Hijau'
    Mantan Menpora Imam Nahrawi. Foto: Antara/Aditya Pradana
    Jakarta: Kasus suap dana hibah yang melibatkan mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi segera disidangkan. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyerahkan berkas perkara Imam ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta. 

    "Iya benar, Jaksa Pununtut Umum (JPU) KPK telah melimpahkan berkas IN (Imam Nahrawi) ke Pengadilan Negeri Tipikor hari ini," kata Pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK Ali Fikri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis 6 Februari 2020.

    Ali belum memastikan jadwal sidang politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu. Imam tinggal menghitung hari menjadi terdakwa di meja hijau. 

    "Selanjutnya Jaksa Penuntut Umum (JPU) menunggu penetapan hari sidang dari Majelis Hakim yang akan menyidangkan," ujar Ali.

    Imam ditetapkan sebagai tersangka bersama asisten pribadinya (aspri) Miftahul Ulum. Imam diduga menerima suap dan gratifikasi sebanyak Rp26,5 miliar melalui Ulum.

    Imam Nahrawi Segera ke 'Meja Hijau'
    Tersangka mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Jumat, 24 Januari 2020. Foto: MI/Adam Dwi

    Pemberian uang itu sebagai komitmen fee atas pengurusan proposal hibah yang diajukan KONI kepada Kemenpora tahun anggaran 2018. Imam menerima suap dan gratifikasi itu sebagai ketua Dewan Pengarah Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) dan Menpora.

    Penetapan tersangka Imam hasil pengembangan dari perkara lima tersangka. Mereka adalah Sekretaris Jenderal KONI Ending Fuad Hamidy, Bendahara Umum KONI Jhonny E Awuy, Deputi IV Kemenpora Mulyana, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada Kemenpora Adhi Pumamo, dan Staf Kemenpora Eko Tryanto. Kelimanya telah divonis bersalah di pengadilan tingkat pertama.

    Imam dan Miftahul dijerat dengan Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 12 B atau Pasal 11 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.





    (WHS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id