Dugaan Polisi Aniaya Saksi di Percut Sei Tuan Diinvestigasi

    Siti Yona Hukmana - 10 Juli 2020 20:23 WIB
    Dugaan Polisi Aniaya Saksi di Percut Sei Tuan Diinvestigasi
    Ilustrasi Polri. Medcom.id
    Jakarta: Korps Bhayangkara menginvestigsi terkait dugaan anggota polisi menganiaya saksi di Mapolsek Percut Sei Tuan, Medan, Sumatera Utara (Sumut). Polri berusaha mengungkap fakta di balik dugaan kekerasan yang dilakukan petugas tersebut.

    "Inspektorat pengawasan daerah (Irwasda) Polda Sumut dan Dit Propam Sumut membuat tim, tentunya mereka akan audit investigasi terkait kebenaran kasus itu," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat, 10 Juli 2010.

    Investigasi mendalami pengakuan saksi yang diduga menjadi korban penganiayaan dan terduga pelaku dari anggota kepolisian. Investigasi dugaan penganiayaan masih berlangsung.

    "Korban dipukuli di dalam tahanan, apakah inisiatif tahanan yang lain. Apakah ada yang perintahkan anggota, kita investigasi semua. Sama-sama kita akan tunggu (hasilnya)," ujar jenderal bintang satu itu.

    Awi memastikan investigasi itu berkeadilan. Kepolisian tak akan menutup-nutupi kesalahan anggota jika terbukti melakukan perbuatan penganiayaan.

    "Apa pun ada pelanggaran akan kita dudukkan permasalahannya. Kalau laporan itu betul akan ditindak tegas (anggota yang terlibat)," imbuh dia.

    Saksi yang diduga dianiaya kepolisian itu bernama Sarpan. Warga Sidomulyo, Sei Rotan, Percut Sei Tuan, Deli Serdang, ini ditahan lima hari selama pemeriksaan terkait kasus pembunuhan terhadap kernetnya, Dodi Sumanto alias Dika.

    Selama proses pemeriksaan, Sarpan mengaku dipukuli dalam keadaan mata tertutup hingga disetrum. Dia baru dibebaskan setelah keluarga tetangganya berunjuk rasa menuntut pembebasan di depan Mapolsek Percut Sei Tuan.

    Setelah bebas, Sarpan melaporkan peristiwa yang dialaminya selama menjadi saksi ke polisi. Sekitar enam anggota diperiksa profesi dan pengamanan (propam). Sementara Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Otniel Siahaan, dicopot.

    (SUR)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id