Rizal Ramli Diminta Perkuat Argumen Gugatan UU Pemilu

    Fachri Audhia Hafiez - 22 September 2020 00:27 WIB
    Rizal Ramli Diminta Perkuat Argumen Gugatan UU Pemilu
    Sidang gugatan eks Menko Kemaritiman Rizal Ramli terhadap sistem presidential threshold melalui akun YouTube 'Mahkamah Konstitusi RI'. Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
    Jakarta: Mahkamah Konstitusi (MK) meminta mantan Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli memperbaiki gugatan terkait uji materi ambang batas pencalonan presiden dan wakil presiden (presidential threshold) pada Pasal 222 Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu. MK meminta Rizal memperkuat argumentasi mengenai dalil mencalonkan diri sebagai presiden pada pemilihan presiden yang akan datang.

    Rizal Ramli ingin mencalonkan diri sebagai presiden atau wakil presiden pada Pilpres 2024. Rizal Ramli merasa dirugikan secara konstitusional terhadap sistem presidensial threshold.

    "Harus dibangun argumentasi supaya meyakinkan Mahkamah, apa sesungguhnya yang bisa kemudian secara faktual atau secara substansial bisa meyakinkan Mahkamah," kata hakim anggota Suhartoyo saat persidangan yang ditayangkan melalui akun YouTube 'Mahkamah Konstitusi RI', Senin, 21 September 2020.

    Nasihat hakim tersebut menanggapi penjelasan kuasa hukum pemohon, Refly Harun, yang menyebut empat partai dirugikan tak bisa mengajukan calon presiden saat Pemilu 2019. Mahkamah meminta pemohon menjelaskan pihak-pihak yang dirugikan agar tak menimbulkan ambiguitas.

    Pemohon diharapkan memperbaiki dengan menegaskan hal tersebut. Kemudian menguraikan kedudukan hukum atau legal standing mengenai pencalonan Rizal Ramli.

    "Supaya semakin dielaborasi memberikan spektrum pemahaman kepada Mahkamah bahwa pemohon ini adalah warga negara yang benar-benar akan mencalonkan diri sebagai presiden pada pilpres," ujar Suhartoyo.

    Hakim anggota Daniel Yusmic Pancastaki Foekh juga meminta pandangan baru yang kekinian terhadap gugatan dengan nomor perkara 74/PUU-XVIII/2020 tersebut. Sebab, Pasal 222 sudah sering diuji dan seluruhnya ditolak MK.
     

    Halaman Selanjutnya
    "Sudah 13 permohonan. Hari ini…
    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id