Kepala Kanwil Kemenag Jatim Ikut Ditangkap Bersama Romahurmuziy

    Amaluddin, Syaikhul Hadi - 15 Maret 2019 18:48 WIB
    Kepala Kanwil Kemenag Jatim Ikut Ditangkap Bersama Romahurmuziy
    Ilustrasi/Medcom.id.
    Surabaya: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak hanya menangkap Ketua Umum PPP Romahurmuziy. Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Jawa Timur, Haris Hasanuddin, juga ikut digelandang KPK.

    "Ketum bersama Kakanwil Kemenag Jatim yang sudah definitif saat ditangkap KPK," kata Ketua DPW PPP Jatim, Musyaffa’ Noer, Jumat, 15 Maret 2019.
    Musyaffa' kaget mendengar Romi terjaring OTT KPK di Surabaya. Sebab, pada malam hari sebelumnya, Musyaffa' mengaku, menemui Romi di Hotel Bumi Surabaya, tempat ia bermalam. 

    "Ketum memang bermalam di sana (Hotel Bumi Surabaya). Malamnya saya ke sana dalam rangka agenda konsolidasi partai di Jatim. Saya pulang, dan pagi tadi baru mendengar berita itu," kata Musyaffa'.

    Romi, lanjut Musyaffa', berada di Jatim untuk konsolidasi sejak Rabu-Kamis ke wilayah Malang Raya, Blitar, dan Kediri. Kemudian mengakhiri kegiatan di Surabaya dengan bermalam di Surabaya. "Nah saat di Surabaya ini, peristiwa OTT terjadi."

    Musyaffa' mengaku, menunggu sikap dari DPP PPP mengenai persoalan yang menjerat Ketum DPP. "Saya hanya koordinasi saja dengan DPP, sebab itu wilayah kewenangan DPP," ujarnya.

    Musyaffa' mengimbau seluruh kader dan caleg PPP, baik tingkat kabupaten/kota dan Provinsi di Jatim, tetap tenang dan tabah atas kasus yang menimpa Romi. 

    "Saya minta seluruh kader partai tenang dan tetap melakukan konsolidasi. Apalagi ini Pilleg sudah tinggal satu bulan. Saya imbau kader PPP tetap kerja terkait Pilleg," kaya politisi yang juga anggota Komisi C DPRD Jatim itu.

    Sementara itu, Humas Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur mengatakan, Harris Hasanuddin baru dilantik pada 5 Maret 2019 lalu. Ia lebih dulu menjadi Plt Kemenag Jawa Timur menggantikan pejabat sebelumnya yakni Syamsul Bahri. 

    "Satu tahun di Surabaya setelah itu pindah ke Kemenag Jawa Timur," kata Kasubag Informasi dan Humas Kanwil Kemenag, Jawa Timur, Markus.

    Meski begitu, pihaknya tidak mengetahui betul terkait keterlibatan Harris Hasanuddin, karena hingga saat ini pihaknya masih menunggu pernyataan resmi dari beberapa pihak terkait. 

    "Termasuk kordinasi dengan Kantor Kemenag Pusat. Masih belum ada informasi dari beliau (Harris)," tandasnya. 



    (ALB)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id