Pimpinan TNI-Polri Gagal Ciptakan Keamanan di Masyarakat

    Hardiat Dani Satria - 25 November 2014 06:39 WIB
    Pimpinan TNI-Polri Gagal Ciptakan Keamanan di Masyarakat
    Haris Azhar/ANT/Fanny Octavianus



    medcom.id, Jakarta: Pimpinan TNI-Polri dinilai gagal dalam menciptakan keamanan di masyarakat. Sebab, bentrokan TNI-Polri di Batam menewaskaan satu anggota TNI dan melukai satu warga sipil.

    “Peristiwa Batam ini seharusnya TNI-Polri malu. Mereka sebagai institusi yang melakukan reformasi sebagai mandat menjaga keamanan dianggap punya kelebihan, megang senjata tapi kok malah menunjukkan sikap koboi-koboian di tengah kota, harusnya mereka malu. Terutama pimpinan-pimpinan,” kata Koordinator KontraS, Haris Azhar saat diskusi di Kantor KontraS, Jalan Borobudur, Menteng,Jakarta Pusat, Senin (24/11/2014).

     



    Bentrokkan TNI-Polri di Batam juga menunjukkan upaya rekonsiliasi dan penegakan hukum gagal dilakukan oleh kedua institusi. Artinya, penyelesaian konflik TNI-Polri tidak menyentuh ke akar masalah dan dinilai hanya meredakan ketegangan secara sementara.

    Hariz juga menilai ada masalah fundamental yang tidak mau disentuh dari TNI-Polri, sehingga, lagi-lagi yang dikorbankan selalu anak buah. “Kalau pimpinannya cipika-cipiki selesai, tapi praktik-praktik ketegangan itu terus terjadi,” imbuh Haris.

    Dalam kasus bentrok TNI-Polri di Batam, temuan KontraS menunjukkan kedua institusi melakukan bisnis ilegal dan bersaing dalam satu wilayah.

    KontraS merekomendasikan agar segala bisnis ilegal yang melibatkan anggota Kepolisian dan TNI dihilangkan. Dengan catatan, penghilangan bisnis tersebut disertai dengan peningkatan kesejahteraan dari kedua institusi melalui mekanisem pembiayaan negara yang terukur, transparan dan akuntabel.

    (OJE)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id