KPK Sebut Restrukturisasi Organisasi Bagian Strategi Pemberantasan Korupsi

    Fachri Audhia Hafiez - 18 November 2020 18:33 WIB
    KPK Sebut Restrukturisasi Organisasi Bagian Strategi Pemberantasan Korupsi
    Ilustrasi KPK. Medcom.id/Fachri Auhdia Hafiez
    Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merestrukturisasi organisasi di lingkungan Lembaga Antikorupsi. Pimpinan menambah sejumlah jabatan.

    "Struktur sebuah organisasi sesuai dengan strategi yang akan dikembangkan," kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron saat dikonfirmasi, Rabu, 18 November 2020.

    Ghufron mengungkapkan KPK tengah mengembangkan tiga strategi, yakni penindakan, pencegahan, dan pendidikan sosialisasi serta kampanye. Strategi penting karena kejahatan korupsi tidak hanya dilakukan dengan cara personal.

    "Tidak bisa didekati hanya sebagai kejahatan personal tapi sistemik, yang perlu ditanggulangi secara komprehensif dan sistemik pula," ujar Ghufron.

    KPK mengeluarkan Peraturan Komisi Pemberantasan Korupsi (Perkom) Nomor 7 Tahun 2020 tentang Organisasi dan Tata Kerja KPK. Peraturan itu termaktub restrukturisasi organisasi internal.

    Perubahan struktur ini menambah belasan jabatan baru di Komisi Antirasuah. Selain itu, nomenklatur beberapa jabatan berubah bahkan dihilangkan dari peraturan sebelumnya yakni Perkom Nomor 03 Tahun 2018 tentang Organisasi dan Tata Kerja KPK.

    (Baca: KPK Restrukturisasi Organisasi, Ada Staf Khusus hingga Perubahan Nomenklatur)

    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id