ICW: Keterlibatan Korporasi dalam Suap Pajak Perlu Digali

    Aria Triyudha - 16 April 2021 14:48 WIB
    ICW: Keterlibatan Korporasi dalam Suap Pajak Perlu Digali
    Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Medcom.id/Candra Yuri Nuralam



    Jakarta: Indonesia Corruption Watch (ICW) mendorong Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggali potensi keterlibatan pemilik korporasi dalam kasus suap pajak. ICW tidak yakin kasus ini hanya menyeret Direktur Pemeriksaan Ditjen Pajak Kemenkeu Angin Prayitno Aji dan konsultan.

    "Sebab, mustahil jika hanya konsultan saja yang terlibat," kata Peneliti ICW Kurnia Ramadhana, Jumat 16 April 2021.






    Kurnia mendorong KPK segera mengumumkan nama yang terlibat dan menjebloskan tersangka ke dalam tahanan. Lembaga Antirasuah juga didesak menerbitkan surat perintah penyelidikan atas sangkaan menghalang-halangi proses hukum (obstruction of justice) untuk beberapa hal.

    Pertama, dugaan oknum internal KPK dalam konteks membocorkan informasi rencana penggeledahan. Kedua, pihak yang memerintahkan pemindahan sejumlah dokumen korupsi ke dalam truk.

    "Ketiga, sopir yang mengendarai truk tersebut," ujarnya.

    Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman mengemukakan pernyataan hampir senada.

    "Menetapkan tersangka dari sisi perusahaan yang dapat manfaat dari akibat suap itu.Dan itu kan sudah diumumkan oleh KPK sendiri, perusahaan itu ada tiga," kata Boyamin.

    Baca: KPK Beberkan Kesulitan Penanganan Rasuah Perpajakan

    Kasus dugaan suap pajak yang ditangani KPK melibatkan Direktur Pemeriksaan Ditjen Pajak Kemenkeu Angin Prayitno Aji. Nama Angin dan kasusnya mencuat ke permukaan usai jurnalis Tempo Nurhadi dianiaya.

    Nurhadi dianiaya ketika melakukan investigasi di Gedung Samudra Bumimoro, Surabaya, Jawa Timur. Saat itu sedang berlangsung acara resepsi pernikahan anak Angin Prayitno Aji dengan anak mantan Kepala Biro Perencanaan Polda Jatim Achmad Yani.

    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id