ICW Berharap Tak Ada Nama Hilang di Dakwaan Juliari

    Candra Yuri Nuralam - 20 April 2021 07:44 WIB
    ICW Berharap Tak Ada Nama Hilang di Dakwaan Juliari
    Tersangka kasus suap bansos covid-19 Juliari Peter Batubara. Medcom.id/Candra Yuri Nuralam



    Jakarta: Indonesia Corruption Watch (ICW) berharap persidangan mantan Menteri Sosial Juliari Peter Batubara berjalan bersih. Jaksa penuntut umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta membeberkan semua nama yang terlibat.

    "Jangan sampai ada nama-nama yang hilang kembali dalam surat dakwaan," kata peneliti dari ICW Kurnia Ramadhana kepada Medcom.id, Selasa, 20 April 2021.






    Kurnia mengatakan nama dua anggota DPR Herman Herry dan Ihsan Yunus hilang saat dakwaan dua terdakwa penyuap Juliari, Ardian IM dan Harry Sidabuke. Padahal, nama keduanya ada saat rekonstruksi perkara.

    Kemudian, nama pengusaha Agustri Yogasmara juga hilang saat tuntutan Ardian dan Harry. Padahal, nama Yogas muncul saat rekonstruksi perkara dan dakwaan Ardian dan Harry.

    Baca: Penyuap Juliari Dinilai Pantas Dihukum di Atas 10 Tahun Penjara

    Kurnia berharap seluruh nama pihak yang terlibat dugaan rasuah pengadaan bantuan sosial (bansos) di Kementerian Sosial (Kemensos) pada 2020 itu dibeberkan. Hal tersebut penting untuk menjerat pihak lain.

    "Menjadi kewajiban bagi penuntut umum untuk menjelaskan detail perkara ini dalam surat dakwaan, bukan justru ikut-ikutan berkomplotan dengan menghilangkan nama maupun peran pihak-pihak lain," tegas Kurnia.

    Juliari bakal menghadapi sidang perdana besok, Rabu, 21 April 2021, dengan agenda pembacaan dakwaan dari JPU. Dua pejabat pembuat komitmen (PPK) Kemensos Matheus Joko Santoso dan Adi Wahyono juga menjalani sidang perdana besok. 

    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id