Cagub Sumbar Mulyadi Ditetapkan Sebagai Tersangka Tindak Pidana Pemilu

    Cindy - 05 Desember 2020 14:11 WIB
    Cagub Sumbar Mulyadi Ditetapkan Sebagai Tersangka Tindak Pidana Pemilu
    Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Awi Setiyono. Medcom.id/Siti Yona
    Jakarta: Calon Gubernur Sumatra Barat (Sumbar), Mulyadi, ditetapkan sebagai tersangka. Dia diduga melanggar aturan kampanye di luar jadwal yang ditentukan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

    "Calon Gubernur Sumbar dengan inisial M ditetapkan menjadi tersangka," kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono saat dikonfirmasi, Sabtu, 5 Desember 2020.

    Awi mengungkapkan penetapan tersangka berdasarkan gelar perkara. Penyidik mempunyai cukup bukti menetapkan Mulyadi sebagai tersangka.

    "Kalau sudah ditetapkan sebagai tersangka, sudah cukup pemeriksaan saksi, ahli, dan alat bukti lainnya," ucap dia.

    Mulyadi segera diperiksa Bareskrim Polri. Penyidik menjadwalkan pemeriksaan, Senin, 7 Desember 2020.

    Cagub nomor urut 1 itu dijerat Pasal 187 ayat (1) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2020 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2020 Tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota Menjadi Undang-Undang. Mulyadi terancam hukuman penjara paling lama tiga bulan dan atau denda maksimal Rp1 juta.

    Sebelumnya, kasus dugaan pidana pemilu pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Sumbar Mulyadi-Ali Mukhni dilaporkan ke Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) di Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dengan nomor laporan: 14/LP/ PG/RI/00.00/XI/2020. Sentra Gakkumdu menyebut perkara masuk tindak pidana pemilu yang penyidikannya diteruskan ke Bareskrim Polri.

    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id