Eks Bupati Nganjuk Dicecar Soal Kepemilikan Aset 3,5 Hektare

    Fachri Audhia Hafiez - 14 Oktober 2020 23:03 WIB
    Eks Bupati Nganjuk Dicecar Soal Kepemilikan Aset 3,5 Hektare
    Ilustrasi KPK. MI
    Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih mengusut asal usul aset eks Bupati Nganjuk Taufiqurrahman. Informasi itu dikonfirmasi langsung ke Taufiqurrahman yang diperiksa sebagai tersangka oleh penyidik Lembaga Antirasuah.

    "Penyidik mengonfirmasi mengenai dugaan kepemilikan aset tanah seluas 3,5 hektare yang sebelumnya dilakukan penyitaan," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri di Jakarta, Rabu, 14 Oktober 2020.

    KPK menyita tanah milik Taufiqurrahman seluas 0,8 dan 2,2 hektare di Kabupaten Nganjuk. Penyitaan dilakukan lantaran diduga berkaitan dengan kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat Taufiqurrahman.

    Komisi Antikorupsi menetapkan Taufiqurrahman sebagai tersangka TPPU pada 8 Januari 2018. Dalam pengembangan perkara, KPK menemukan dugaan penerimaan lain yang dilakukan Taufiqurrahman terkait fee proyek, perizinan, dan promosi atau mutasi jabatan.

    Baca: KPK Telusuri Aset Gelap Eks Bupati Nganjuk

    Nilai pendapatan gelap Taufiqurrahman selama periode 2013-2017 sekitar Rp5 miliar. Taufiqurrahman diduga membelanjakan hasil gratifikasi menjadi kendaraan yang mengatasnamakan orang lain, tanah, uang tunai, maupun bentuk aset lain.

    Taufiqurrahman disangkakan melanggar Pasal 3 dan/atau Pasal 4 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang jo Pasal 65 ayat (1) KUHP.

    (AZF)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id