comscore

3 Fakta Kasus Istri Bunuh Selingkuhan di Jakbar, Korban Sempat Dilaporkan Hilang

Sri Yanti Nainggolan - 15 Mei 2022 11:31 WIB
3 Fakta Kasus Istri Bunuh Selingkuhan di Jakbar, Korban Sempat Dilaporkan Hilang
Ilustrasi / Medcom.id
Jakarta: Jakarta: Polisi mengungkap kasus pembunuhan terhadap seorang wanita bernama Dini Nurdiani, 26, warga Cengkareng, Jakarta Barat. Sebelumnya, korban sempat dilaporkan hilang pada akhir April 2022. 

Sebelumnya, Dini Nurdiani menghilang sejak lebih dua minggu lalu ketika ingin pergi mengikuti buka bersama (bukber). Pihak keluarga pun melaporkan hal ini pada kepolisian pada Selasa, 11 Mei 2022. 
"Izin bukber tanggal 26 April hari Selasa. Semenjak itu belum pulang," kata kakak Dini, Ryan Ismatullah, dilansir dari Antara.

Kini pelaku pembunuhan telah tertangkap. Terungkap, ada unsur cinta segitiga didalamnya. Berikut beberapa fakta seputar pembunuhan Dini Nurdiani. 

Baca: Gelap Mata, Wanita di Cengkareng Bunuh Selingkuhan Suaminya
 

1. Korban pembunuhan adalah selingkuhan suami korban 

Polisi menangkap seorang wanita berinisial NU, 36, diduga pelaku pembunuhan pada Dini Nurdiani. Motif pembunuhan adalah cemburu karena korban merupakan selingkuhan dari suaminya.

"Motif pelaku melakukan pembunuhan keji tersebut karena cemburu," ujar Kapolsek Cengkareng Kompol Ardhie Demastyo, melalui keterangannya, Sabtu, 14 Mei 2022.
 

2. Pemicu pelaku membunuh korban 

Ardhie menjelaskan NU nekat menghabisi nyawa korban lantaran terbakar api cemburu setelah menemukan pesan singkat di ponsel suaminya. Isinya tentang pertanyaan kapan suami tersangka bakal menceraikan tersangka.

"Melihat pesan seperti itu, tersangka langsung naik pitam, dan merencanakan pembunuhan tersebut," kata Ardhie.

Baca: Penembak 2 Warga Aceh Besar Diduga Gunakan Senjata Laras Panjang

3. Pelaku membunuh korban dengan kunci inggris dan gunting rumput 

Ardhie mengungkapkan bahwa NU kemudian mengajak korban bukber. Pelaku berpura-pura menjadi keponakan pelaku. Kemudian, ia membunuh korban di tempat sepi. 

Saat korban lengah, tersangka pun langsung memukul kepala korban dengan kunci inggris. Melihat korban masih bernyawa, tersangka lanjut menusuk korban dengan gunting rumput

"Melihat korban sudah tidak bernyawa kemudian tersangka menyeretnya ke dalam parit kecil yang tidak jauh dari lokasi,” kata Ardhie.

NU dijerat pasal 340 Jo 338 KUHP tentang pembunuhan berencana. Ancaman hukumannya paling lama 15 tahun penjara.

(SYN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id