comscore

Lewat Saksi Ahli, Polisi Selisik Kasus Stupa Borobudur di Twitter Roy Suryo

Siti Yona Hukmana - 27 Juni 2022 10:20 WIB
Lewat Saksi Ahli, Polisi Selisik Kasus Stupa Borobudur di Twitter Roy Suryo
Roy Suryo. (foto: MI)
Jakarta: Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri terus menyelisik laporan terhadap mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo soal unggahan stupa Candi Borobudur yang diedit mirip wajah Presiden Joko Widodo (Jokowi). Penyelisikan dilakukan lewat pemeriksaan saksi ahli.

"Sampai saat ini penyidik Dittipidsiber masih terus melakukan penyelidikan, di antaranya meminta keterangan para saksi ahli dan saksi-saksi lainnya," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Gatot Repli Handoko saat dikonfirmasi, Senin, 27 Juni 2022. 
Namun, Gatot tidak membeberkan identitas saksi ahli yang diperiksa. Begitu pula total saksi yang telah diperiksa hingga hari ini.

"Belum ada update yang dimintai keterangan penyidik. Sabar ya," ujar Gatot. 

Laporan terhadap Roy teregistrasi dalam LP/B/0293/VI/2022/SPKT/BARESKRIM tertanggal 20 Juni 2022. Tercatat pelapor dalam kasus tersebut ialah Kevin Wu. Sedangkan, terlapor dalam perkara ini adalah pemilik akun twitter @KRMTRoySUryo2. 
 

Baca: Polri Gelar Laporan Terhadap Roy Suryo Terkait Editan Stupa Mirip Jokowi


Pelapor menduga pemilik akun tersebut melakukan tindak pidana ujaran kebencian berdasarkan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) dan/atau penistaan agama Buddha. Atas pelanggaran itu, Roy Suryo diduga melanggar Pasal 45 A (2) jo Pasal 28 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE dan/atau Pasal 156a KUHP. 

Sebelumnya, viral beberapa foto di media sosial Twitter. Tampak dalam foto stupa Candi Borobudur mirip wajah kepala negara sambil memejamkan mata. Unggahan itu ditambah dengan keterangan, "Si stupa Candi Borobudur ada patung dewa anyar".

Selain itu, ada pula unggahan patung Candi Borobudur lainnya. Dalam unggahan itu diberi keterangan 'pantas saja tiketnya mahal, ternyata opung sudah buat patung "I Gede Utange Jokowi" untuk tambahan dana bangun IKN'. 

Kedua foto itu diunggah oleh akun Twitter @KRMTRoySuryo2 yang diduga merupakan mantan Menpora Roy Suryo. Dalam unggahan itu dia menuliskan narasi, "mumpung akhir pekan, ringan2 saja Twit-nya. Sejalan dengan protes rencana kenaikan harga tiket naik ke Candi Borobudur (dari 50 rb) ke 750 rb yg (sudah sewarasnya) DITUNDA itu, banyak kreativitas netizen mengubah salah satu stupa terbuka yang ikonik di Borobudur itu, LUCU, he 3x ambyar".

Setelah viral, Roy menghapus cuitannya tersebut. Dia takut digiring BuzzerRp. Roy juga telah meminta maaf atas kegaduhan yang terjadi, khususnya kepada umat Buddha. Roy menegaskan dia bukan pengedit foto stupa, melainkan hanya ikut mengunggah. 

(LDS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id