comscore

Uang Rekening Kopanti Jabar Diduga Dipakai untuk Kepentingan Pribadi

Candra Yuri Nuralam - 05 Juli 2022 11:56 WIB
Uang Rekening Kopanti Jabar Diduga Dipakai untuk Kepentingan Pribadi
Plt juru bicara KPK Ali Fikri/Medcom.id/Fachri
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga ada penyelewengan penggunaan dana koperasi di rekening Kopanti Jawa Barat (Jabar). Sejumlah uang diduga dipakai untuk kepentingan pribadi beberapa orang.

Informasi ini didalami dari pemeriksaan 12 saksi. Sebanyak tiga saksi yang diperiksa yakni karyawan Kopanti Jabar Arika Puspitasari, Asep Riva Perdiana, dan Deden Wahyudin.
"Dikonfirmasi soal dugaan adanya penarikan uang pada rekening Kopanti Jabar untuk kepentingan pihak tertentu dalam perkara ini," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri melalui keterangan tertulis, Selasa, 5 Juli 2022.

KPK juga mendalami dugaan ini dari mantan Pengawas Kopanti Jabar, Dodi Kurniadi; dua mantan karyawan Kopanti Jabar, Jajang Saepudin dan Nurkholidin; pihak swasta, Dedi Kurniadi Mardja; dan wiraswasta, Dewi Astuti.
 

Baca: 2 Tersangka Indosurya yang Bebas Dikenakan Wajib Lapor


Lalu, dugaan ini didalami dari pemeriksaan wiraswasta, Wan Akbar Annas Ludin; buruh harian lepas, Hendra; wiraswasta, Devi Guswini; dan karyawan swasta, Nandang Zamaludin.

Ali enggan memerinci orang yang memakai uang koperasi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) itu. KPK memastikan bakal mempermasalahkan penyelewengan dana itu berdasarkan aturan.

KPK membuka penyidikan kasus baru. Dugaan korupsi yang diusut terkait penyaluran dana bergulir oleh lembaga pengelola dana bergulir koperasi, usaha mikro, kecil dan menengah (LPBD-UMKM) pada 2012 dan 2013 di Jawa Barat.
 
Lembaga Antikorupsi itu sudah menetapkan tersangka dalam kasus itu. KPK baru membongkar identitas para tersangka usai penahanan, masyarakat diminta bersabar.


(ADN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id