KPK Kebut Pengusutan Korupsi di Ditjen Pajak

    Candra Yuri Nuralam - 04 Maret 2021 15:21 WIB
    KPK Kebut Pengusutan Korupsi di Ditjen Pajak
    Wakil Ketua KPK Alexander Marwata. Medcom.id/Candra Yuri Nuralam



    Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut kasus dugaan rasuah yang ada di Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Pengusutan kasus tak terganggu meski Menkeu Sri Mulyani Indrawati menonaktifkan pegawai Ditjen Pajak yang diduga menerima suap.

    "Terus akan melakukan proses penyidikan pada pegawai atau pejabat diduga terlibat tindak pidana korupsi ini. Ini adalah suap," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis, 4 Maret 2021.

     



    KPK sudah berkoordinasi dengan Kemenkeu dan beberapa direktorat jenderal dan inspektorat jenderal terkait pengusutan kasus ini. Lembaga Antikorupsi menegaskan seluruh rasuah akan dituntaskan meski pelakunya mengundurkan diri dari jabatan.

    Alex masih ogah membeberkan nama tersangka dan perkara kasus lebih jauh. Alasannya, KPK menjaga asas praduga tak bersalah.

    "Akan kita umumkan tersangkanya sekaligus kita lakukan penahanan," ujar Alex.

    Baca: KPK Cegah Tersangka Korupsi di Ditjen Pajak ke Luar Negeri

    Sebelumnya, KPK menyatakan tengah menyidik kasus baru. Kasus tersebut terkait dugaan korupsi di Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

    KPK masih menutup rapat informasi terkait kasus itu. Nama tersangka masih dirahasiakan ke publik demi menjaga asas praduga tak bersalah.

    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id