Wagub DKI Tak Penuhi Panggilan Polisi Terkait Rizieq

    Siti Yona Hukmana - 19 November 2020 16:39 WIB
    Wagub DKI Tak Penuhi Panggilan Polisi Terkait Rizieq
    Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. Istimewa
    Jakarta: Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria tidak memenuhi panggilan penyidik Keamanan Negara Direktorat Reserse Kriminal Umum untuk dimintai keterangan terkait pesta pernikahan anak Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab. Riza tak bisa hadir karena sudah memiliki kegiatan lain.

    "Ketua akad nikah dan Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta (Ahmad Riza Patria) tidak bisa hadir," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis, 19 November 2020.

    Yusri mengatakan penyidik akan menjadwalkan ulang pemanggilan Riza dan ketua akad nikah anak Rizieq. Namun, Yusri belum dapat memastikan waktunya.

    "Nanti kita akan berkoordinasi untuk menjadwalkan ulang," ucap Yusri.

    Sementara itu, dua saksi lainnya memenuhi undangan penyidik untuk diklarifikasi. Mereka yakni Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) DKI Jakarta, Widyastuti, dan Senior Manajer Sekuriti Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

    Baca: Wagub DKI Hingga Petugas Bandara Diklarifikasi Soal Acara Rizieq

    Yusri mengatakan penyidik juga masih mengumpulkan alat bukti, termasuk kamera pemantau atau closed-circuit television (CCTV) di lokasi acara. Kamera itu digunakan untuk memeriksa pelanggaran protokol kesehatan yang terjadi dalam kegiatan tersebut.

    "Kalau semua sudah lengkap nanti kita akan lakukan gelar perkara awal apakah memang memenuhi untuk naik ke penyidikan," ujar mantan Kabid Humas Polda Jawa Barat itu.

    Penyidik telah memeriksa 13 saksi dalam kasus ini. Salah satunya Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan pada Selasa, 17 November 2020.

    Pesta pernikahan anak Rizieq dan Maulid Nabi Muhammad SAW di kawasan Petamburan, Jakarta Pusat, pada Sabtu, 14 November 2020, diduga melanggar protokol kesehatan. Acara itu ramai didatangi pengikut Rizieq.

    Banyak jemaah yang berkerumun, tidak menjaga jarak, dan meningkatkan potensi penyebaran covid-19. Sejumlah peserta juga kedapatan tidak menggunakan masker. Banyak pula peserta acara menggunakan masker tak sesuai ketentuan, seperti digunakan di bawah dagu.

    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id