Polisi: Penyebab Kebakaran Sementara Masih korsleting Listrik

    Siti Yona Hukmana - 20 September 2021 17:28 WIB
    Polisi: Penyebab Kebakaran Sementara Masih korsleting Listrik
    Kebakaran Lapas Klas 1 Tangerang. Foto: Dok/Medcom.id



    Jakarta: Polisi menetapkan tiga petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas 1 Tangerang RU, S, dan Y sebagai tersangka. Penyebab kebakaran masih korsleting listrik.

    "Dengan ditetapkan tiga orang tersangka apakah berubah sebab kebakaran, tidak. Sebab kebakaran tetap sementara ini diduga kuat dengan keterangan ahli bahwa diduga akibat korlseting listrik," kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin, 20 September 2021.

     



    Tubagus mengatakan penyebab kebakaran diduga kuat karena korsleting listrik. Hal itu diketahui dari keterangan saksi ahli.

    Namun, Tubagus mengatakan fakta itu perlu pendalaman. Pendalaman penting guna mengetahui pola penjalaran api yang menewaskan 49 warga binaan.

    "Kapan waktu sejak kejadian kebakaran sampai akibat itu sampai proses evakuasi dilakukan dan lain sebagainya," ujar Tubagus.

    Tubagus menuturkan peristiwa kebakaran akan diuraikan dalam Pasal 187 dan 188 KUHP tentang Kesengajaan dan Kealpaan yang Menimbulkan Kebakaran. Polisi akan memeriksa ahli untuk mendalami hal itu.

    Baca: Eks Kalapas Tangerang Siap Bertanggung Jawab Secara Pidana

    Ketiga tersangka baru dikenakan Pasal 359 KUHP tentang Kelalaian yang Mengakibatkan Orang Meninggal Dunia. Nantinya polisi melakukan gelar perkara kedua untuk menentukan pelaku 187 dan 188 KUHP.

    Blok C2 Lapas Klas 1 Tangerang terbakar sekitar pukul 01.45 WIB pada Rabu, 8 September 2021. Api dipadamkan pukul 03.00 WIB. Sebanyak 49 orang narapidana yang berada di blok C2 tewas. Selebihnya, mengalami luka-luka, baik berat maupun ringan.

    Penyebab kebakaran masih diselidiki. Namun, dugaan sementara karena korsleting listrik. Polisi menemukan titik api di atas plafon.

    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id