comscore

136 Anggota Polri yang Terlibat Narkoba Dibina di Brimob

Siti Yona Hukmana - 12 Mei 2022 18:49 WIB
136 Anggota Polri yang Terlibat Narkoba Dibina di Brimob
Upacara penyerahan ratusan anggota polri yang terlibat narkoba ke Brimob. Foto: Medcom.id/Siti Yona Hukmana
Jakarta: Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri mengirimkan 136 anggota yang terlibat kasus penyalahgunaan narkoba ke Korps Brigade Mobil (Brimob) Polri pada Kamis, 12 Mei 2022. Ratusan anggota itu dikirim untuk menjalani pembinaan dan pemulihan. 

"Saya titip 136 personel kepada Dankor Brimob, sehingga dapat menjadi personel yang presisi dan berintegritas," kata Kepala Divisi Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo, di Lapangan Singalodaya Satlat Brimob Cikeas Polri pada Kamis, 12 Mei 2022.
Sambo menjelaskan para anggota itu akan dilatih keterampilan dan penguasaan diri. Sehingga, kata dia, anggota menjadi produktif dan memberikan kontribusi kepada keluarga, masyarakat, dan institusi, sekaligus menjadi personel Polri yang presisi dan berintegritas.

"Kegiatan ini merupakan wujud perhatian dan kepedulian pimpinan Polri kepada anggota yang bermasalah untuk dilakukan pembinaan," ujar jenderal bintang dua itu.

Menurutnya, kegiatan itu sebagai wujud perhatian dan kepedulian pimpinan kepada anggota bermasalah. Harapannya, kegiatan ini dapat dilakukan secara berkelanjutan guna merehabilitasi dan membina personel untuk tidak mengulangi pelanggaran.

"Apabila masih melakukan penyalahgunaan narkoba akan segera dilakukan pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH)," tegas mantan Direktur Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri itu.

Baca: Polri Bakal Awasi Ketat Perdagangan Hewan Ternak

Sambo berterima kasih kepada Dankor Brimob Irjen Anang Revandoko yang bersinergi dengan Divisi Propam dalam pelaksanaan pembinaan pemulihan profesi. Dia mengimbau para peserta mengikuti pembinaan pemulihan dengan serius dan patuhi aturan.

Sebelumnya, Sambo mengusulkan kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo agar menambah kewenangan Divisi Propam untuk melakukan penegakan hukum terhadap anggota Kepolisian Republik Indonesia yang melakukan tindak pidana. Sebab, Propam hanya berwenang memeriksa anggota yang melakukan pelanggaran etik dan disiplin

"Penambahan kewenangan membuat Propam lebih optimal dalam melakukan pencegahan dan pengawasan Anggota Polri," kata Sambo, Kamis, 3 Februari 2022.

Sambo juga sempat mengatakan akan melakukan pembinaan lanjutan di Korps Brimob Polri. Dalam rangka pemuliaan profesi bagi anggota Polri yang telah diputus melanggar kode etik dan disiplin oleh Bagian Rehab Propam Polri.

(AGA)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id