comscore

Polisi Sebut Pengeroyok Anggota TNI AD Hingga Tewas Berjumlah 8 Orang

Yakub Pryatama Wijayaatmaja - 18 Januari 2022 20:02 WIB
Polisi Sebut Pengeroyok Anggota TNI AD Hingga Tewas Berjumlah 8 Orang
Ilustrasi pemukulan. Medcom.id
Jakarta: Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat mengungkapkan pengeroyok anggota TNI AD di Jalan Inpeksi Waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, berjumlah delapan orang. Sebanyak empat pelaku telah ditangkap.

"Semua yang terlibat dalam pengeroyokan itu merupakan warga sipil. Dari empat orang, sebanyak tiga sudah ditetapkan tersangka sementara satu lagi masih pendalaman," kata Tubagus di Polda Metro Jaya, Selasa, 18 Januari 2022.
Sementara itu, empat pelaku lain masih dalam pengejaran. Polisi juga terus memburu pelaku utama, yakni Baharuddin.

Baharuddin merupakan orang yang menusuk Pratu Sahdi hingga tewas. Sementara itu, dua pelaku lain yang menjadi DPO ialah Sapri dan Ardi.

Tubagus mengultimatum keempat pelaku segera menyerahkan diri ke kepolisian. "Kepada tiga orang DPO ini sudah kita tetapkan sebagai tersangka dengan alat bukti dari keterangan saksi, dokumen kamera atau pemutaran film, dan alat bukti lainnya," ujar Tubagus.

Tersangka bakal dijerat Pasal 170 KUHP terkait pengeroyokan dan atau Pasal 351 KUHP terkait penganiayaan hingga korban meninggal.

Kronologis pengeroyokan

Kabid Humas Polda Metro Zaya E Zulpan mengungkapkan menurut keterangan saksi, awalnya datang empat pelaku dengan mengendarai dua motor. Pelaku turun dan mendatangi orang-orang yang ada di lokasi.
 
"Pelaku bertanya, 'apakah kamu orang Kupang?'. Saksi bernama Sofyan menjawab, saya bukan orang Kupang saya orang Lampung," beber Zulpan.
 
Lalu, pelaku bertanya ke korban Sahdi. Namun, korban tidak menjawab.
 
Tanpa tedeng aling-aling, diamnya Sahdi membuat pelaku memukul korban. Bahkan, satu pelaku berkaus hitam mencekik leher Sahdi.
 
Kemudian, pelaku lain yang menggunakan kaus biru menusuk Sahdi menggunakan senjata tajam sebanyak dua kali hingga korban jatuh tersungkur. Selanjutnya, kedua pelaku secara acak menyerang orang-orang yang ingin melerai pelaku.
 
Termasuk, korban bernama Samsul. Dia terkena tusukan.
 
"Tusukan itu mengakibatkan korban Samsul luka sobek di dada sebelah kanan dan luka sobek di punggung belakang. Sedangkan korban atas nama Soleh luka di bagian jari manis sebelah kanan, putus dua ruas," beber Zulpan.

Baca: 3 Fakta Pengeroyokan Anggota TNI di Penjaringan Jakut
 

(REN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id