Djoko Tjandra Ditangkap di Malaysia, Tiba Malam Ini

    Kautsar Widya Prabowo - 30 Juli 2020 21:36 WIB
    Djoko Tjandra Ditangkap di Malaysia, Tiba Malam Ini
    Kondisi Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, menjelang kedatangan buronan Djoko Tjandra, Kamis, 30 Juli 2020. Foto: Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo
    Jakarta: Buronan kasus korupsi hak tagih Bank Bali Djoko Soegiarto Tjandra ditangkap aparat. Dia dicokok di Malaysia. 

    "Iya (ditangkap di Malaysia)," kata Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Mabes Polri Inspektur Jenderal (Irjen) Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Jakarta, Kamis, 30 Juli 2020. 

    Argo memastikan Djoko tengah diterbangkan ke Indonesia. Djoko akan tiba malam ini di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. 

    Pantauan Medcom.id pukul 21.18 WIB, Bandara Halim Perdanakusuma mulai ramai didatangi personel media dan kepolisian. Pengamanan di pintu masuk VIP Sasana Manggala Praja pun diperketat. 

    Djoko Tjandra menjadi terdakwa kasus pengalihan hak tagih Bank Bali Rp904 miliar yang ditangani Kejaksaan Agung. Dia pernah ditahan Korps Adhyaksa pada 29 September 1999 hingga Agustus 2000.
     
    Dalam persidangan, hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan memutuskan Djoko bebas dari tuntutan. Pengadilan menganggap kasus ini bukan perkara pidana, melainkan perdata.
     
    Kejaksaan mengajukan peninjauan kembali (PK) terhadap vonis Djoko ke Mahkamah Agung (MA) pada Oktober 2008. MA memvonis hukuman Djoko dua tahun penjara dan harus membayar Rp15 juta.
     
    Uang milik Djoko di Bank Bali Rp546,166 miliar dirampas negara. Imigrasi juga mencegah Djoko.
     
    Namun, Djoko kabur dari Indonesia ke Port Moresby, Papua Nugini, pada 10 Juni 2009, sehari sebelum MA mengeluarkan putusan. Kejaksaan kemudian menetapkan Djoko sebagai buronan.

    Baca: Legislator Desak Jaksa Pinangki Diseret ke Ranah Hukum

    Djoko kemudian menggegerkan publik dengan mengajukan PK melalui PN Jakarta Selatan beberapa waktu belakangan. Djoko bisa melenggang di Tanah Air diduga dengan bantuan sejumlah pihak.

    Buronan kelas kakap itu langsung menghilang setelah mengajukan PK. PN Jakarta Selatan memutuskan tidak menerima PK Djoko Tjandra karena tak hadir dalam persidangan.



    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id