Lima Saksi Kasus Pembakaran Bendera PDIP Diperiksa

    Siti Yona Hukmana - 29 Juni 2020 20:18 WIB
    Lima Saksi Kasus Pembakaran Bendera PDIP Diperiksa
    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus - Medcom.id/Siti Yona Hukmana.
    Jakarta: Polisi memeriksa lima saksi terkait kasus pembakaran bendera partai PDI Perjuangan (PDIP). Keterangan mereka dibutuhkan untuk menelusuri terduga pelaku.

    "Sudah ada lima yang sudah diklarifikasi karena masuk penyelidikan, di antaranya dua saksi ahli dan tiga pelapor sendiri," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin, 29 Juni 2020

    Setelah rampung memeriksa saksi pelapor, penyidik bakal memeriksa terduga pelaku. Kemudian, menggelar perkara untuk menentukan pidananya

    "Saat ini masih dalam pendalaman kasus," ujar Yusri.

    Baca: Pembakaran Bendera PDIP Dianggap Melanggar Demokrasi

    Adapun kasus dugaan pembakaran bendera partai itu terjadi pada Rabu, 24 Juni 2020. Dalam aksi demonstrasi menolak RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) yang berlangsung di depan gedung DPR RI, para pendemo membakar bendera berlambang moncong putih bersama bendera PKI.

    Atas instruksi Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, para kader melaporkan peristiwa itu ke polisi. Setidaknya ada tujuh laporan, satu di Polda Metro Jaya dan enam lainnya dilayangkan oleh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP ke polres wilayah masing-masing.

    Laporan di Polda Metro Jaya dibuat atas nama Wakil Ketua Bidang Politik Hukum dan Keamanan DPD PDIP Provinsi DKI Jakarta, Ronny Berti Talapessy. Laporan itu terdaftar dengan nomor LP/3.656/6/VI/YAN.2.5/2020/SPKT PMJ. Pelaku terlapor dinilai melanggar Pasal 160 KUHP (kekerasan atau perusakan) dan atau Pasal 170 KUHP (penghasutan) dan atau Pasal 156 KUHP (penghinaan).



    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id