KPK: Nazaruddin Whistleblower

    Candra Yuri Nuralam - 23 Juni 2020 18:46 WIB
    KPK: Nazaruddin <i>Whistleblower</i>
    Wakil Ketua KPK Alexander Marwata (tengah). Medcom.id/Candra Yuri Nuralam
    Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan tak pernah menjadikan terpidana kasus suap Wisma Atlet dan proyek Hambalang, Muhammad Nazaruddin, sebagai justice collaborator. Nazaruddin merupakan pembisik.

    "Dalam beberapa pemeriksaan, KPK beri surat yang bersangkutan kerja samanya untuk membuka kasus yang lain. Kemudian dia (Nazaruddin) bertindak bukan sebagai justice collaborator, tetapi whistleblower," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa, 23 Juni 2020.

    Whistleblower adalah pihak yang mengetahui dan melaporkan tindak pidana tertentu dan bukan merupakan bagian dari pelaku kejahatan yang dilaporkan. Orang yang berstatus whistleblower tak terlibat dalam kasus itu.

    (Baca: Menakar Keabsahan Status Justice Collaborator Nazaruddin)

    Alex menjelaskan kerja sama itu dilakukan karena Nazaruddin mengetahui pihak-pihak yang terlibat dalam kasus korupsi KTP-el. KPK tak pernah mau diajak kerja sama dalam kasus Nazaruddin.

    "Itulah kami beri surat untuk kasus KTP-el. Tetapi untuk kasus dia sendiri, KPK tidak pernah beri status sebagai justice collaborator," tegas Alex.

    Nazaruddin dibebaskan lebih cepat lantaran berstatus sebagai justice collaborator pada Minggu 14 Juni 2020. "Nyanyian" Nazaruddin menyeret beberapa pejabat negara dan politikus.



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id