Panglima Serdadu Eks Trimata Nusantara Ditangkap

    Siti Yona Hukmana - 29 Mei 2020 03:06 WIB
    Panglima Serdadu Eks Trimata Nusantara Ditangkap
    Ilustrasi penangkapan. Medcom.id/M Rizal
    Jakarta: Panglima Serdadu Eks Trimata Nusantara, Ruslan Buton, ditangkap polisi. Ia berurusan dengan polisi buntut mengirimkan surat terbuka meminta Presiden Joko Widodo mundur dan mengancam melakukan makar.

    "Iya benar ditangkap," kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan kepada Medcom.id, Kamis, 28 Mei 2020.

    Namun, Ahmad belum bersedia memerinci kronologi penangkapan itu. Begitu juga keberadaan Ruslan.

    "Besok pagi saya rilis lengkap, yang jelas sudah ditangkap," ujar Ahmad.

    Kabar penangkapan mantan anggota TNI AD itu juga dibenarkan Kepala Penerangan Komando Resimen (Kapenrem) 143/Kendari, Mayor Sumarsono. Dia emoh bicara banyak terkait penangkapan itu.

    "Ya (Ruslan Buton ditangkap) yang menangkap dari Puspom dan Mabes Polri," ucap Sumarsono.

    Sumarsono menegaskan proses hukum Ruslan bukan lagi tanggung jawab POM TNI AD. Sebab, Ruslan telah dipecat akibat terlibat kasus pembunuhan.

    "Ya kan (Ruslan) langsung dibawa ke Polres Bau-Bau," ucap Sumarsono.

    Penangkapan Ruslan diabadikan dalam sebuah video dan viral di media sosial. Dalam video berdurasi 40 detik itu memperlihatkan Ruslan ditangkap siang hari di sebuah rumah.

    Dia yang tengah mengenakan kemeja putih lengan pendek itu kooperatif saat dijemput polisi. Tampak Ruslan berpamitan dengan keluarga dan tetangganya sebelum masuk mobil petugas.

    Ruslan Buton membuat surat terbuka  meminta Jokowi mundur dari jabatannya. Dia bahkan mengancam melakukan revolusi rakyat jika Jokowi tak kunjung melepas jabatannya. Surat terbuka itu heboh di kalangan masyarakat.

    (SUR)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id