Abu Rara Dijamin Bisa Menjenguk Buah Hati

    Kautsar Widya Prabowo - 26 Oktober 2019 04:32 WIB
    Abu Rara Dijamin Bisa Menjenguk Buah Hati
    Ilustrasi teroris. Foto: Medcom.id
    Jakarta: Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Mabes Polri, Kombes Asep Adi Saputra, memastikan terduga teroris Abu Rara dan istrinya bisa menjenguk anaknya RA,14, yang sedang menjalani program  deradikalisasi. Namun ada sejumlah syarat bagi Abu Rara.

    "Tentunya boleh dengan persyaratan nanti setelah orang tuanya cukup kondusif, dan juga perlu ada sebuah proses sehingga anaknya nanti akan siap menerima kunjungan dari orang tuanya," ujar Asep di Gedung Bareskrim, Jakarta Selatan, Jumat, 25 Oktober 2019.

    Asep menambahkan kunjungan dari orang tuanya menjadi hak RA. Polri nantinya akan memfasilitasi kunjungan bagi RA selama program deradikalisasi.

    "Pada prinsipnya boleh, namun demikian kita lihat perkembangan-perkembangan selanjutnya yang jelas dalam rangka pemenuhan hak-hak anak dari orangtuanya pasti kita kan fasilitasi," imbuh Asep.

    Deradikalisasi terhadap RA dilakukan supaya anak di bawah umur ini, kembali ke ideologi Pancasila. "Kita kembalikan kepada pemikiran-pemikiran yang baik terhadap dasar-dasar NKRI tidak lagi berpaham radikal," tuturnya.

    Polri sebelumnya menyebut Abu Rara menyuruh anaknya ikut menyerang Wiranto. Abu Rara sudah mempersenjatai RA.

    Namun, sang anak urung melakukan perbuatan orang tuanya karena takut. Oleh karena itu, Abu Rara hanya bersama istrinya Fitria menyerang Wiranto dengan menggunakan kunai.

    Wiranto diserang terduga teroris Syahril Alamsyah alias Abu Rara dan Fitri Andriana menggunakan pisau. Penyerangan terjadi saat Wiranto meresmikan gedung kuliah bersama di Universitas Matlaul Anwar di Kampung Cikaliung, Desa Sindanghayu, Kecamatan Saketi, Banten, Kamis, 10 Oktober 2019.
     
    Abu Rara menyerang Wiranto yang baru saja turun dari mobil dinas. Serangan secara membabi buta itu membuat Wiranto terjengkang. Mantan Panglima ABRI (sekarang TNI) itu menderita dua luka tusukan di bagian perut.
     
    Wiranto dirawat di RSUD Berkah Pandeglang sebelum mendapat perawatan lanjutan di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta. Wiranto harus menjalani operasi akibat luka tusukan itu.



    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id