Donatur Terduga Perencana Pengacau Pelantikan Presiden Ditangkap

    Candra Yuri Nuralam - 23 Oktober 2019 22:13 WIB
    Donatur Terduga Perencana Pengacau Pelantikan Presiden Ditangkap
    Ilustrasi: Medcom.id
    Jakarta: Polda Metro Jaya menangkap satu orang perempuan pelaku yang diduga berencana ingin mengacaukan pelatikan presiden 20 Oktober kemarin. Suci Rahayu alias Ayu berperan sebagai donatur perencana aksi.

    "Iya betul, Suci Rahayu alias Ayu sudah ditangkap," kata Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Suyudi Ario Seto saat dikonfirmasi Rabu 23 Oktober 2019.

    Suyudi mengatakan Ayu merupakan salah satu anggota dari grup WhatsApp 'Fisabilillah' yang dibuat oleh tersangka Samsul Huda yang sudah ditangkap sebelumnya. Dia ditangkap di rumahnya di bilangan Tambun Selatan, Bekasi pada hari Senin 21 Oktober 2019.

    Pelaku diketahui sebagai penyandang dana untuk menggagalkan pelantikan presiden kemarin. Dana itu digunakan untuk membuat dan membeli ketapel dan peledak yang diberikan kepada Samsul Huda.

    "Yang bersangkutan memberikan dana kepada tersangka Samsul Huda Rp700 juta untuk membeli perlengkapan katapel, peluru katapel, dan bom hidrogen untuk menyerang polisi," ujar Suyudi.

    Sebelumnya, Polda Metro Jaya menangkap enam orang yang diduga bakal menggagalkan pelantikan presiden-wakil presiden, Minggu, 20 Oktober 2019. Keenamnya berkomunikasi lewat grup WhatsApp.

    Keenamnya yakni Samsul Huda alias SH, E, FAB, RH, HRS, dan PSM. Mereka menyusun rencana menggagalkan pelantikan menggunakan peledak.

    Mereka membuat peledak yang dililitkan menggunakan karet ban bekas sampai membentuk sebuah bola. Bola itu nantinya dilempar menggunakan ketapel.

    Candra



    (WHS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id