Dirut Hanson Internasional Bantah Terlibat Kasus Jiwasraya

    Cindy - 06 Januari 2020 22:24 WIB
    Dirut Hanson Internasional Bantah Terlibat Kasus Jiwasraya
    Kuasa hukum Benny, Muchtar Arifin. Foto: Medcom.id/Cindy
    Jakarta: Direktur Utama PT Hanson Internasional Tbk Benny Tjokrosaputro membantah terlibat dalam kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya.  Benny diperiksa diperiksa sebagai saksi, Senin, 6 Desember 2020 oleh Kejaksaan Agung terkait keterlibatannya dalam penyelewengan dana.

    Kuasa hukum Benny, Muchtar Arifin mengatakan Benny dicecar 16 pertanyaan. Muchtar mengklaim Benny hanya terlibat dalam investasi Jiwasraya sebesar Rp608 miliar pada 2015.

    "Benny pernah melakukan pinjaman yang MTN (medium term note) tahun 2015 senilai Rp608 milliar dan sudah selesai tepat waktunya pada tahun 2016. Jadi, setahun kemudian selesai," ucap Muchtar di Kantor Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Senin, 6 Januari 2020.

    Hanson, kata dia, merupakan perusahaan terbuka yang terdaftar dalam Bursa Efek Indonesia. Menurut dia, wajar apabila Benny menerima investasi dari Jiwasraya. Seluruh investor juga bertemu langsung dengan Benny. 

    "Jadi, tidak ada peran apa-apa untuk menyebabkan terjadinya kerugian terhadap asuransi Jiwasraya. sepenuhnya adalah tanggung jawab dari manajemen jiwasraya," kata Muchtar. 

    Muchtar yakin status Benny tak akan dinaikan menjadi tersangka. Menurutnya, pemanggilan terhadap kliennya juga tak sesuai proporsi dalam perkara tersebut

    "Malah sebagai saksi aja pun tidak signifikan, saksi kan sebetulnya yang dicari oleh penyidik itu, saksi yang bisa memberatkan perbuatan dari para pelaku atau saksi itu yang turut serta melakukan bersama sama kalau ini kan dua-duanya enggak ada," tandasnya. 

    Kejaksaan Agung telah menggarap tujuh saksi untuk mengusut kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya. Enam saksi dari jajaran PT Asuransi Jiwasraya antara lain Kepala Divisi Pertanggungan Perorangan dan Kumpulan Jiwasraya Budi Nugraha, dua mantan Agen Bancassurance Jiwasraya Getta Leonardo Arisanto dan Bambang Harsono, mantan Kepala Pusat Bancassurance dan Aliansi Strategis Jiwasraya Dwi Laksito, serta Kadiv Penjualan Jiwasraya Erfan Ramsis.

    Selain itu, Direktur Utama PT Hanson Internasional Tbk Benny Tjokrosaputro juga kembali dipanggil dalam pemeriksaan hari ini. Benny mangkir pemeriksaan pekan lalu lantaran sakit.

    Kejaksaan juga memanggil Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai saksi ahli.  Saksi dari OJK yakni ahli asuransi dan investasi OJK Riswinandi.





    (DMR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id