KSP Diminta Selesaikan Kasus Sengketa Tanah

    Achmad Zulfikar Fazli - 08 Mei 2018 16:11 WIB
    KSP Diminta Selesaikan Kasus Sengketa Tanah
    Ketua Gesit Ampera, Agus Muldya di Kantor Staf Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 8 Mei 2018--Medcom.id/Achmad Zulfikar Fazli.
    Jakarta: Sejumlah ‎orang yang tergabung dalam Gerakan Solusi Terhadap Tanah Rakyat (Gesit Ampera) mendatangi Kantor Staf Kepresiden, Jakarta. Mereka meminta bantuan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko menyelesaikan sejumlah kasus dugaan sengketa tanah.

    Gesit Ampera ini terdiri dari masyarakat yang tinggal di Marunda, BSD, dan Bintaro. Mereka mengaku selama ini kesulitan mengatasi masalah sengketa tanah.
    "Misalnya teman-teman di Marunda ada 45 keluarga, ada 100 hektar, kalau tidak tahan dengan proses pengadilan, itu dibayar dengan harga murah," ujar Ketua Gesit Ampera, Agus Muldya di Kantor Staf Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 8 Mei 2018.

    Baca: Masyarakat Abdya Adukan Kasus Sengketa Tanah ke DPR

    Saat ini, kata dia, masyarakat ada yang masih memegang tanda terima, surat keputusan pengadilan, sertifikat hak milik (SHM), dan girik atas tanah yang ditempatinya. Namun, di satu sisi Badan Pertahanan Nasional (BPN) diduga telah mengeluarkan sertifikat hak guna bangunan (SHGB) di tanah warga kepada pihak lain. "Ketika bertanya ke BPN, warga dipersilahkan gugat ke pengadilan," kata dia.

    Agus mengaku menyampaikan aduannya ini melalui Staf Ahli Madya Deputi IV KSP Roysepta Abimanyu. Ia berharap dengan pengaduan ini penyelesaian kasus sengketa tanah dapat terbuka.

    ‎"Mudah-mudahan ini bisa selesai dengan baik dan diproses penyelesaian konflik pertahanan di negeri ini," pungkas dia.




    (YDH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id