MAGHRIB 17:47

    Untuk Jakarta dan sekitarnya

    IMSAK 04:26
    SUBUH 04:36
    DZUHUR 11:53
    ASHAR 15:14
    ISYA 19:00

    Download Jadwal Imsakiyah

    Kasus Perusakan Dokumen Persija Berpotensi Jerat Tersangka Baru

    Dian Ihsan Siregar - 12 Februari 2019 16:20 WIB
    Kasus Perusakan Dokumen Persija Berpotensi Jerat Tersangka Baru
    Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo. Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso
    Jakarta: Satgas Antimafia Bola membuka kemungkinan adanya tersangka baru dalam kasus perusakan dokumen keuangan milik Persija yang ditemukan di kantor Komisi Disiplin (Komdis) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

    "Saat ini Satgas masih mendalami tiga tersangka. Tidak menutup kemungkinan akan ada pelaku-pelaku lain," ujar Karopenmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo, di Gedung PTIK, Jakarta, Selasa, 12 Februari 2019.
    Sementara ini, kata Dedi, ketiga tersangka yakni Musmuliadi, Dani, dan Abdul Gofur masih terus didalami keterlibatannya dalam perusakan dokumen keuangan milik Persija. Termasuk penambahan penyitaan barang bukti dan keterangan-keterangan saksi saat pemeriksaan.

    Dedi menambahkan pihaknya juga membuka peluang memeriksa manajemen Persija. Hal ini untuk mengusut kaitan antara kasus pengaturan skor yang menjerat PSSI.

    Baca juga: Gede Siap Bersaksi Terkait Dugaan Dokumen Persija yang Rusak

    Sebelumnya, Dedi telah mengatakan, ketiga tersangka diduga menerobos police line yang dibuat oleh Satgas Anti Mafia Bola di Kantor Komdis PSSI. Ketiganya merusak hingga membongkar barang bukti.

    "(Ketiganya) diduga melakukan pencurian dengan pemberatan dan atau memasuki dengan cara membongkar, merusak atau menghancurkan barang bukti yang telah dipasang police line oleh penguasa umum, yang terjadi di kantor Komdis PSSI Jln Rasuna Timur Menteng Atas," ucap Dedi.

    Baca juga: Perkara Pengaturan Skor Menunggu Pelimpahan Tahap II

    Meski begitu polisi tidak menahan ketiganya dengan alasan kooperatif saat pemeriksaan.
    Ketiganya disangkakan pasal 363 dan atau pasal 235 KUHP dan atau pasal 233 KUHP dan atau pasal 232 KUHP dan atau pasal 221 KUHP JO pasal 55 KUHP.



    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id