Penghentian 4 Kasus di KPK Karena Tersangka Meninggal

    M Sholahadhin Azhar - 27 November 2019 20:50 WIB
    Penghentian 4 Kasus di KPK Karena Tersangka Meninggal
    Wakil Ketua KPK Saut Situmorang. Foto: Adin/Medcom
    Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghentikan proses hukum terhadap empat tersangka. Wakil Ketua KPK Saut Situmorang memastikan penghentian perkara ini tak berkaitan dengan UU KPK hasil revisi.

    "Enggak ada, itu di luar," kata Saut kepada Medcom.id di Kantor KPK, Jakarta, Rabu malam, 27 November 2019.

    Saut menyebut penghentian kasus tidak disebut dengan SP3 (Surat Perintah Penghentian Penyelidikan). sebab keempat tersangka itu meninggal ketika proses penyidikan dilakukan. 

    "Kita belum pernah SP3, tapi murni karena itu harus berhenti," kata dia.

    Menurut dia, penghentian kasus berlaku otomatis. Hal ini didasari aturan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). 

    "Itu praktis ya, by default itu enggak bisa dilanjutkan," kata Saut.

    Wakil Ketua KPK Alexander Marwata sebelumnya membeberkan ada empat tersangka yang dihentikan kasusnya. Namun, dia tak memerinci keempat tersangka itu. 

    Marwata menjelaskan penghentian kasus dilakukan sesuai Undang-Undang (UU) Nomor 19 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. UU KPK hasil revisi memberikan kewenangan Lembaga Antikorupsi untuk menerbitkan SP3. 

    Wakil Ketua KPK Laode M Syarif mengatakan penerbitan SP3 terhadap tersangka yang meninggal akan dilakukan sebelum pimpinan KPK turun jabatan pada Desember 2019. Dia memastikan pimpinan KPK mendatang tidak akan menerbitkan SP3 terhadap kasus lama. 

    "Jadi kalau ditanya berapa kasus yang akan SP3 oleh pimpinan yang akan datang, hampir-hampir tidak ada," ucap Laode. 



    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id