Sejumlah Pansel KPK Diduga Terlibat Konflik Kepentingan

    Nur Azizah - 25 Agustus 2019 16:34 WIB
    Sejumlah Pansel KPK Diduga Terlibat Konflik Kepentingan
    Panitia seleksi calon pimpinan KPK. ANT/Indrianto Eko.
    Jakarta: Koalisi kawal calon pimpinan (capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengatakan sejumlah anggota panitia seleksi (pansel) KPK terlibat konflik kepentingan. Anggota Koalisi kawal capim KPK Asfinawati menyebut beberapa nama seperti Indriyanto Seno Adji, Hendardi, dan Yenti Ganarsih.

    Asfinawati menyebut Indriyanto dan Hendardi menjabat sebagai penasihat Kapolri Jenderal Tito Karnavian di bidang hak asasi manusia (HAM). Mereka juga menjadi anggota dalam tim gabungan kasus teror Novel Baswedan yang dibentuk Tito.

    "Dia (Hendardi) mengakui sendiri dia penasihat dari Polri bersama Indriyanto," kata Asfinawati di Gedung Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu, 25 Agustus 2019.

    Baca: Koalisi Kawal Capim Khawatir Masa Depan KPK

    Asfinawati menyebut Yenti masih memiliki kontrak kerja sebagai tenaga ahli di Lembaga Pendidikan Polri. Ia meminta anggota pansel saling menelusuri rekam jejak masing-masing.

    "Ini harus ditelurusi anggota pansel yang lain. Kalau ini diteruskan maka akan cacat secara moral dan hukum. Ini akan berpotensi menyalahgunakan wewenang," ungkap dia.

    Asfinawati menjelaskan yang termasuk konflik kepentingan ketika pejabat pemerintahan memiliki kepentingan pribadi untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain. Penggunaan wewenang ini dapat mempengaruhi netralitas dan kualitas keputusan yang dibuat.

    "Padahal sudah jelas dalam pasal 42 ayat 1 Undang-undang Nomor 30 tahun 2014 tentang administrasi pemerintahan, dengan tegas melarang pejabat pemerintahan yang berpotensi memiliki konflik kepentingan menetapkan dan atau melakukan keputusan atau dalam tindakan," jelas Asfinawati.



    (DRI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id