Kejagung Garap Lima Orang Terkait Kasus Jiwasraya

    Cindy - 06 Januari 2020 15:39 WIB
    Kejagung Garap Lima Orang Terkait Kasus Jiwasraya
    Kejaksaan Agung. Foto: MI/Pius Erlangga
    Jakarta: Kejaksaan Agung memeriksa lima orang terkait kasus dugaan korupsi di PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Mereka yakni Kepala Divisi Pertanggungan Perorangan dan Kumpulan Jiwasraya Budi Nugraha, dua mantan Agen Bancassurance Jiwasraya Getta Leonardo Arisanto dan Bambang Harsono, mantan Kepala Pusat Bancassurance dan Aliansi Strategis Jiwasraya Dwi Laksito, serta Kadiv Penjualan Jiwasraya Erfan Ramsis.

    "Kelimanya akan diperiksa sebagai saksi hari ini (6 Januari 2020) oleh penyidik," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Hari Setiyono saat dikonfirmasi, Senin, 6 Januari 2020.

    Penyidikan kasus rasuah di perusahaan pelat merah ini dimulai setelah keluarnya Surat Perintah Penyidikan dengan Nomor Trim 33/F2/Fd2/12 tertanggal 17 Desember 2019. Jiwasraya diduga banyak melakukan investasi pada aset-aset dengan risiko tinggi untuk mengejar keuntungan besar. Di antaranya penempatan saham sebanyak 22,4 persen senilai Rp5,7 triliun dari aset finansial.

    Lima persen dana ditempatkan pada saham perusahaan dengan kinerja baik, sisanya ditempatkan di saham yang berkinerja buruk. Kemudian, penempatan reksa dana sebanyak 59,1 persen senilai Rp14,9 triliun.

    Dua persen dikelola manajer investasi dengan kerja baik. Sementara itu, 98 persen dikelola manajer investasi dengan kinerja buruk. Akibatnya, Jiwasraya sampai Agustus 2019 menanggung potensi kerugian negara Rp13,7 triliun.

    Sebanyak 10 orang sudah dicegah ke luar negeri oleh pihak Imigrasi terkait kasus Jiwasraya. Mereka berinisial HR, DA, HP, NZ, DW, GL, ER, HD, BT, dan AS.





    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id