KPK Buka Penyelidikan Kasus Baru di Kemenag

    Juven Martua Sitompul - 22 Mei 2019 12:01 WIB
    KPK Buka Penyelidikan Kasus Baru di Kemenag
    Juru bicara KPK Febri Diansyah. MI/Rommy Pujianto
    Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka penyeledikan kasus baru di Kementerian Agama. Demi mendalami praktik rasuah itu, KPK meminta keterangan dari Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin.

    "Pokok perkaranya tentu terkait dengan kewenangan pejabat-pejabat di Kemenag," kata juru bicara KPK Febri Diansyah kepada Medcom.id, Jakarta, Rabu, 22 Mei 2019.
    Febri mengatakan kasus ini tak berkaitan dengan perkara jual beli jabatan di Kemenag yang menjerat mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy. Lukman akan diperiksa perihal posisi dan kewenangannya sebagai Menag.

    "Beda (bukan pengembangan), tentu yang diklarifikasi dalam permintaan keterangan ini terkait posisi dan kewenangan yang bersangkutan di Kemenag," tegas Febri.

    Febri enggan menjawab saat disinggung penyelidikan baru itu terkait penerimaan gratifikasi. Mengingat, dalam persidangan praperadilan Romi, tim hukum KPK mengungkap adanya pemberian uang Rp10 juta buat Lukman dari Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Timur, Haris Hasanuddin.

    Uang itu ucapan terima kasih Haris karena Lukman memilih dan melantiknya sebagai Kakanwil Kemenag Jatim. Penerimaan uang itu bahkan diamini Lukman dan dilaporkan ke Direktorat Gratifikasi KPK.

    Namun, ditolak lantaran gratifikasi itu baru dilaporkan seminggu setelah Haris dan Romi terjaring operasi tangkap tangan (OTT). Apalagi, perkara yang menjerat Haris dan Romi sudah naik ke tahap penyidikan.

    Selain Rp10 juta dari Haris, Lukman juga diduga menerima gratifikasi dari sejumlah pihak. Dugaan itu menguat setelah penyidik menyita uang sebesar Rp180 juta dan USD30 ribu dari ruang kerja Lukman.

    KPK bahkan memastikan uang ratusan juta yang disita itu terkait dengan praktik rasuah. Disinyalir uang itu bagian gratifikasi dari proses seleksi jabatan di Kemenag.



    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id