Penggunaan Senjata Api Polisi Dievaluasi Setiap Enam Bulan

    Cindy - 30 Juli 2019 01:16 WIB
    Penggunaan Senjata Api Polisi Dievaluasi Setiap Enam Bulan
    Ilustrasi/Medcom.id.
    Jakarta: Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo menegaskan izin anggota polri memegang senjata api (senpi) dievaluasi setiap enam bulan. Surat izin itu berlaku selama setahun.

    "Senpi kan ada suratnya itu setahun sekali anggota polri yang berhak memegang senpi evaluasi tes kejiwaannya kemudian tes penggunaan senpinya," katanya di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin, 29 Juli 2019.

    Dedi menuturkan personel yang ingin memegang senpi perlu mengajukan surat administrasi. Setelah itu mereka harus mengikuti tes kejiwaan.

    "Setelah dinyatakan memenuhi syarat, yang bersangkutan memegang senpi, latihan dulu baru dievaluasi atasannya. Setelah atasan menyatakan layak baru dibekali senpi," tutur Dedi.

    Dia menuturkan kebijakan setiap satuan kepolisian berbeda. Jika tidak memenuhi syarat, kata Dedi, surat izin memegang senpi tidak diperpanjang.

    Walau evaluasi rutin dilakukan, kejadian penembakan oleh personil kepolisian kerap terjadi. Pada 25 Juli 2019 di Mapolresta Cimanggis, Kota Bogor, Brigadir RT menembak rekannya, Bripka RE sebanyak tujuh kali.

    Kejadian tersebut akibat emosi RT yang tidak stabil. Pasalnya, RE menolak permintaan RT terkait pemulangan keponakan RT yang diduga sebagai pelaku tawuran pelajar.

    RT ditetapkan sebagai tersangka dan tengah menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya. Dia disangka melanggar pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan terancam ancaman 15 tahun hukuman penjara.




    (SCI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id