Buronan Korupsi Proyek Pengadaan Alat Penangkap Ikan Ditangkap

    Siti Yona Hukmana - 23 Oktober 2020 07:15 WIB
    Buronan Korupsi Proyek Pengadaan Alat Penangkap Ikan Ditangkap
    Ilustrasi penangkapan pelaku. Medcom.id
    Jakarta: Kejaksaan Agung (Kejagung) menangkap buronan kasus tindak pidana korupsi (tipikor) Boy Mf Tampubolon, 39. Boy merupakan terpidana kasus korupsi proyek pengadaan sarana dan alat penangkap ikan pada Dinas Pertanian dan Kelautan Kota Medan Tahun Anggaran 2014.

    "Boy berhasil ditangkap di Kabupaten Aceh Singkil pada Kamis, 22 Oktober 2020 sekitar pukul 13.30 WIB," kata Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejagung Hari Setiyono dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Jumat, 23 Oktober 2020.

    Penangkapan berkat kerja sama Tim Tangkap Buron (Tabur) Kejaksaan Tinggi Sumatra Utara dan Kejaksaan Negeri Belawan serta Tim Tabur Kejagung. Boy yang masuk daftar pencarian orang (DPO) Kejaksaan Negeri Belawan itu diringkus di Jalan Lipat Kajang Atas Kampung Siatas, Kecamatan Simpang Kanan, Kabupaten Aceh Singkil, Provinsi Aceh.

    Warga Medan itu divonis melakukan korupsi hingga merugikan keuangan negara Rp492.781.650. Status hukum Boy telah berkekuatan hukum tetap berdasarkan putusan Makamah Agung Nomor 417.K/PID.SUS/2017 tanggal 6 September 2017.

    "Terdakwa diputuskan bersalah," ucap Hari.

    Mahkamah Agung (MA) dalam amar putusannya menetapkan Boy terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama. MA menjatuhkan hukuman empat tahun penjara dan denda Rp200 juta subsider enam bulan kurungan.

    "Menjatuhkan pidana tambahan kepada terpidana untuk membayar uang pengganti Rp492.781.650," beber Hari.

    Boy tidak pernah memenuhi panggilan jaksa pada Kejaksaan Negeri Belawan saat dipanggil untuk melaksanakan putusan hakim. Sejak saat itu Boy dimasukkan dalam DPO dan dinyatakan buron.

    Boy telah berada di Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatra Utara untuk diserahkan ke jaksa pada Kejaksaan Negeri Belawan. Boy akan dijebloskan ke lembaga pemasyarakatan (lapas) untuk menjalani hukuman pidana penjara sesuai putusan MA.

    Penangkapan Boy merupakan keberhasilan Tim Tabur ke-97 sepanjang 2020. Buronan ditangkap dari berbagai wilayah, baik dalam kategori tersangka, terdakwa, maupun terpidana.

    "Tidak ada tempat yang aman bagi pelaku kejahatan," tegas Hari.

    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id